Image Slider

2020, makasih yaa!

Dari tulisan ini diposting, berarti masih sebulan lagi tahun 2020 habis, eh tau-tau sudah mau ganti taun lagi.


Tahun 2020 memang beda, karena tiba-tiba pandemi covid-19 datang tanpa diundang. Beberapa hal menjadi hal yang baru atau diluar kebiasaan, sempat beberapa bulan dapat WFH (Work From Home) dan sampai hari ini anak-anak juga masih sekolah dari rumah. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar.


Tahun 2020 sedikit banyak memberi insight, hikmah, pelajaran baru. Ngeri iya, takut ada, gelisah, khawatir, parno banget, juga sempet ngerasain kayak gitu. Normal kan ya, karena baru sekali ini ngalami pandemi, dan semoga ini yang terakhir juga.. 


Hikmah pandemi, belajar tentang konsisten. Konsisten cuci tangan (yang bener), gak sembarangan pegang barang, keluar rumah juga seperlunya. Tapi belum bisa konsisten olahraga.. makan juga gak diatur, jam tidur kadang masih berantakan, dll.


Tapi ternyata soal sehat, gak terus-terusan urusan fisik. Sehat mental dan jiwa juga penting. Kondisi pandemi ini banyak orang yang depresi dengan berbagai macam faktor. Jangan juga karena sudah rajin olahraga jadi pura-pura bahagia.. fisik aja yang dituntut untuk sehat, tapi mental dan jiwanya dicuekin.


Karena untuk menjalani hidup yang seimbang (menurut saya - beda pendapat boleh aja kok), menurut saya kesehatan mental, jiwa dan fisik memang harus seimbang juga, selebihnya, rasa bahagia, tenang, dll akan ngikutin tanpa perlu diciptakan dengan sesuatu yang berlebihan. 


Bahkan dari mental yang sehat, fisik juga bisa ikut sehat, jiwanya juga dapat sehatnya. Karena mereka memang saling berhubungan.


Merawat mental dengan asupan yang tepat. Salah satunya dengan menyadari dan paham sama rasa dan pikiran kita sendiri, sehingga emosional bisa diatur. Gak hanya tentang rasa bahagia, tapi rasa marah, sedih, kecewa, itu hal yang perlu dipelihara juga. 


Saya merasa, di tahun ini, emosional sudah lebih terkontrol. Sedih, ya ga akan saya buat sedih banget. Bahagia juga gak akan saya polin rasa bahagianya. Karena masing-masing emosi punya ruang dan bagian sendiri. Your mind and your soul will control it. Yap, pikiran dan jiwa kita sendiri yang berhak mengatur porsinya. Mungkin ini yang bisa bikin saya merasa jauh lebih baik. Rasa sadar, memahami diri sendiri, ngerti apa yang dirasakan, dipikirkan dan yang akan dituju apa.. jelas. 


Tapi soal kesehatan fisik saya ngaku masih jauuuh dari angan-angan (tolak ukurnya jennifer bachdim sih sis? lol) ~ fisik hanya sebatas perut kenyang, tidur nyenyak, kerja gak berlebihan hahahaaa.. tapi kedepannya akan diusahakan untuk rajin olahraga 😋.


Jadi, 2020 ini memang gak banyak pencapaian yang bisa dilihat dan tidak akan saya rangkum disini (yang mungkin pernah saya tulis seperti tahun-tahun sebelumnya), karena memang ga ada ukuran untuk bisa dijabarkan juga. Karena semuanya soal rasa... :D


Semoga berawal dari hari ini, hari-hari kemarin, dan mulai saat ini saya akan berusaha mendesain diri saya dan hidup ini biar lebih baik lagi, tentunya biar saya gak merasa sia-sia sudah dikasih kesempatan untuk menjalani hidup yang hanya sekali ini..


Akhirnya, 2020 terimakasih! 


I won't dream too much, but I want to love myself and what I have with full conscious and fully happiness.. kept healthy and love your soul!

 

 

2020, Akhirnya Kuliah Psikologi.

Setelah berpikir berkali-kali selama bertahun-tahun lamanya... akhirnya tahun ini mutusin buat kuliah. Kuliah sesuai jurusan yang diinginkan selama ini. Psikologi, waw! Sebagai orang yang lahir dan besar dari jurusan teknik, kemudian berubah haluan ke ilmu kejiwaan manusia. Menyenangkan sih menurut saya, bisa menjalani hal baru sesuai keinginan yang sudah lama terpendam.

Suami sudah jelas jadi pendukung paling depan. Tanpa ijin dan ridhonya, apalah aku sebagai seorang istri. Beruntunglah sampai hari ini juga dia masih ngijinin saya kerja (week day), dan ketambahan kuliah (week end). Tentu dia lah pendukung terbaik, dukungan secara moril dan materiil tentunya heheee...  

Gimana ngatur waktunya? 

Pandemic ini ada hikmahnya juga, perkuliahan semuanya dilakukan daring. Jadi di sela-sela ndengerin dosen ngasih materi saya masih bisa sambil nyusuin yang bayi (cam off), jadi semuanya masih bisa diatur dan dikendalikan dengan aman. Entahlah nanti jika perkuliahan sudah normal kembali, saya akan merelakan satu hari full dari pagi sampai malam untuk fokus di kampus. Doakan yaaa.. semoga bisa dan lancar sampai lulus... aamiin.

Anak-anak juga super pengertian. Kadang sampai terharu sendiri, ketika saya minta waktu untuk gak diganggu dulu karena lagi ujian, mereka juga berusaha ngertiin. Meskipun kuliah daring, tapi tugas hampir selalu ada, saya berusaha nyelesein tugas sebaik dan setepat waktu mungkin. Bukan mengejar nilai semata, tapi berusaha menyadari secara penuh, bahwa tujuan saya kuliah untuk cari ilmu yang gak bisa saya dapat di luar sana. Jadi, harus tanggung jawab.

Ini baru semester satu yaaa.. tapi seneng rasanya karena dapat teman baru, kenal beberapa dosen, dan yang jelas dapat ilmu psikologi (dan statistika tetep ada ya! haha)

Semoga langkah ini menjadi langkah yang baik, dan bisa membantu saya mendesain hidup biar lebih memberi arti dan manfaat..


Semangat!



#IniUntukKita - Dari SBN, Kini Saya Bisa Bantu Negara dan Punya Penghasilan Tambahan Setiap Bulan

Tahun 2019, berawal dari sebuah postingan di media sosial oleh akun financial consultant tentang SBN.


Saya, ibu-ibu yang gak paham investasi akhirnya bisa bantu negara dengan berinvestasi di SBN Ritel, sekaligus bisa dapat penghasilan tambahan setiap bulan. Wow, bangga sih. 


Surat Berharga Negara atau disingkat SBN adalah hal baru yang saya kenal dalam satu tahun terakhir. Rasa penasaran itu akhirnya membuat saya terus “kepo” apa itu SBN? Yang nampaknya ribet tapi ternyata gak seribet itu juga. Lalu merasa yakin untuk memulai investasi. Akhirnya untuk pertama kalinya saya berinvestasi SBN Sukuk Tabungan (ST004) tahun 2019 lalu.


Beberapa kali saya posting juga di sosial media tentang investasi SBN yang sudah berjalan setahun ini. Banyak teman yang tanya, apa sih SBN? Hah, investasi? Aman gak? Halal gak? Keuntungannya apa? Trus caranya gimana?


Sama dong. 


Awalnya saya juga gak tau apa-apa. Tapi intinya gini, SBN adalah Surat Berharga yang diterbitkan pemerintah untuk membiayai anggaran negara dan bisa menjadi instrumen investasi bagi investor karena bisa memberikan imbal hasil/ keuntungan. 


Nah intinya seperti itu, jadi pointnya : bisa bantu negara sekaligus dapat imbal hasil.


Sedangkan keuntungan dari SBN coba saya rangkumkan yaa..


1. Minimal pembelian Rp 1.000.000, jadi gak harus punya kekayaan yang luar biasa baru bisa jadi investor. Tentu tidak. Mahasiswa, Ibu rumah tangga, juga bisa banget 

2. 100% aman karena dijamin oleh undang-undang. PENTING. Hati-hati ya dengan tawaran investasi dengan bagi hasil yang menggiurkan dan gak masuk akal. Bisa jadi itu investasi bodong

3. Untung hingga 6% per tahun

4. Berkontribusi untuk negara

5. Mudah dan praktis banget. Pendaftaran bisa lewat online, ada banyak pilihan Mitra Distribusi yang menjual SBN secara online

6. Beberapa jenis SBN bisa dicairkan lebih awal 


Nah, dari keuntungan yang disebutkan itu kira-kira sudah menarik buat investasi di SBN Ritel belum?


Kalau saya sih, Yes!


Betapa enggak, dengan menyisihkan uang satu juta rupiah saya bisa mendapatkan imbal hasil setiap bulan. Imbal hasil/keuntungan/kupon yang diberikan mungkin memang tak se-spektakuler iklan-iklan investasi (yang bisa jadi investasi bodong?). Tapi saya memilih SBN Ritel karena saya mau cari aman dan yang bikin hati tenang karena sudah dijamin oleh undang-undang, imbal hasilnya juga pasti, dan sekaligus bisa bantu negara. 


Untuk jenis SBN sendiri ada beberapa, kalian bisa pilih mana yang paling pas sesuai kondisi masing-masing ya.


www.irvianaayu.com



Saya sendiri membeli beberapa seri Sukuk Tabungan (ST) karena merupakan produk investasi syariah, yang pengelolaannya dengan prinsip syariah. Jadi bagi kalian yang masih ragu, apakah ini halal atau tidak, Sukuk Tabungan (ST) dan Sukuk Ritel (SR) sudah ada pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI. 


Seperti ini suratnya, untuk lengkapnya bisa download langsung di website www.kemenkeu.go.id


Sumber : www.kemenkeu.go.id




Trus gimana cara kerjanya? 


Contohnya gini..


Dalam masa Penawaran Sukuk Tabungan (ST 005 misalnya)  saya berinvestasi Rp 5.000.000. Satu minggu setelah penawaran berakhir, Kemenkeu akan melakukan pencatatan surat berharga atas nama saya. Paling lambat dua minggu setelah pencatatan, surat kepemilikan akan dikirim ke investor (saya) melalui e-mail. Kemudian imbal hasil yang sudah dipotong pajak akan langsung dikirimkan ke rekening setiap bulannya sampai jangka waktunya berakhir. Nah, setelah setahun, saya juga bisa mencairkan maksimal 50% dari total investasi jika memang saya butuh dana, kalau gak juga tidak apa-apa. 


Sudah gitu aja. Praktis ya. 


Nah, ini untuk melihat simulasi yang bisa diterima setiap bulan :


(Tingkat imbalan/ kupon yang berlaku x 1/12 x Rp 5.000.000,00) - 15% dari total pendapatan kupon untuk pajak final nya


Contoh bukti nyata kalau kupon/imbal hasil ditransfer setiap bulan ke rekening :




Sumber : Email pribadi

Rasanya seneng banget, karena bisa berinvestasi sekaligus bantu negara. Terlebih di tengah situasi pandemi saat ini. Negara ini butuh bantuan kita untuk memulihkan kembali roda perekonomian dan meneruskan pembangunan negara. 


Selain itu, kita juga akan memperoleh imbal hasil setiap bulan selama jangka waktu yang sudah ditetapkan dan ditransfer ke rekening kita tepat waktu. Padahal saya juga gak ngapa-ngapain, gak ikut pusing mikir mau diapakan uang ini, tinggal terima imbal hasilnya. Ooh sebagai ibu-ibu pasti senang sekali.


Jadi menurut saya pribadi, jika kita punya uang lebih (hmm.. sepertinya harus dipaksa buat nyisihin di awal, jangan nunggu sisa-sisa baru buat investasi, hehe) daripada uang kita hanya mengendap di rekening, atau bahkan mengendap di rekening orang lain alias habis buat belanja.. lebih baik kita investasikan ke jalan yang benar. Salah satunya di SBN Ritel ini. Cocok!


Saya kasih sedikit tips (ini atas pengalaman pribadi ~ just share yaa), gimana cara memulai investasi SBN Ritel. Karena berinvestasi gak harus nunggu kaya dulu. Tapi memang harus nunggu dana dulu. LOL.


Tipsnya gini..


Setelah gajian, langsung nyisihin dana untuk persiapan beli SBN Ritel sambil nunggu jadwal penerbitannya. Biasanya ada jeda waktu beberapa bulan, jadi bisa banget nyisihin dikit-dikit sampai penerbitan itu tiba.


Setelah ada niat dan usaha buat nyisihin penghasilan, langkah berikutnya adalah bersiap membeli SBN Ritel pada Mitra Distribusi resmi. Untuk daftar midis diantaranya ini atau bisa dilihat di website www.kemenkeu.go.id 





Kemudian registrasi online pada Mitra Distribusi yang sudah dipilih, lalu Install Aplikasi untuk memudahkan transaksi. Dan tinggal tunggu jadwal penerbitan SBN Ritel, proses pembelian SBN, selesai deh.


Prosesnya cepat, gak ribet dan tinggal nunggu transferan bagi hasil tiap bulannya.


Untuk mendapatkan informasi terbaru, bisa follow  IG : djpprkemenkeu, (saya mau ucapin terimakasih karena adminnya aktif dan fast respon 😊)


Jadi sudah siap menyambut SR013 tanggal 28 Agustus 2020? 


Yuk, mulai berinvestasi di SBN Ritel! Karena selain mendapatkan imbal hasil, kita juga bisa berkontribusi untuk pembangunan negara, untuk Indonesia yang harus terus Maju


Inget ya ibu-ibu, harga skincare mahal, quota internet juga gak gratis. Rajin-rajin investasi yuk, sedikit-sedikit asal mau dan konsisten juga nanti akan kelihatan hasilnya. Sama seperti muka kita, kalau rajin dirawat juga akan shining pada waktunya. 


#IniUntukKita

#IniUntukKita

#IniUntukKita


Sungguh hashtag yang benar-benar mengajak kebaikan untuk kita bersama.


Hai pahlawan negara, aku tunggu aksi nyata kalian dalam membantu negeri dengan investasi di SBN Ritel ya! 



Custom Post Signature

Custom Post  Signature
------- I R V I -------