Image Slider

Mencari Sekolah Anak (tak) Sedrama Yang Saya Bayangkan

gambar diambil di sini


Dulu, jaman saya masih muda. Masih singgel kinyis-kinyis melankolis dan sama sekali gak mikirin soal anak, sering memperhatikan para ibu-ibu khususnya ibu muda di sekeliling saya kayaknya ribet banget cuma nyariin sekolahan buat anaknya. 

APAAAA? CUMAAAA?? 

Iya katanya drama nyariin sekolah buat anak dramanya gak kelar-kelar. Butuh waktu dan energi tingkat tinggi  karena harus survey sekaligus bandingin sekolah si a, b, c, sampai z yang paling pas yang mana. I know, kegiatan membandingkan inilah yang sering melelahkan.

Seperti ketika membandingkan antara diskon 50% atau mending beli dua gratis satu?

Ah mungkin nanti sayapun bakal demikian, bakal ngalamin era seperti mereka.

Dan sekarangpun masa itu tiba..

Fenomena yang terjadi sekarang malah lebih heboh. Ya gak? Kalo gak heboh bukan mak-emak zaman now namanya.


Soal mencari SD untuk si kakak..

Ketika si kakak masih di Playgroup, saya sudah membayangkan nantinya anak ini akan melanjutkan sekolah dimana. Mungkin persiapan inilah yang menjadi salah satu kunci untuk menghindari drama ibu-ibu pencari sekolah masa kini. Perencanaan jauh-jauh hari. Ketika saya sudah ada bayangan si kakak mau SD dimana, saya harus mencari TK yang setidaknya sejalan visi misi dengan SD nya kelak atau setidaknya jalur ke SD nya lebih mudah. Ribet di awal sih.

Akhirnyapun ketika si kakak naik ke TK saya pindahkan ke TK yang memang jalurnya akan kearah SD yang sudah saya rencanakan sebelumnya. Jadi, kemarin pun ketika ada assesment penerimaan siswa baru untuk SD, saya gak ribet lagi untuk survey sekolahan lain lagi. Mantep aja udah disitu gitu. Kecuali anaknya gak diterima, baru nyari sekolahan lain. Tapi kemarin pede banget pasti ketrima hahahaa. Tapi sebenarnya pun sudah punya Plan B, jikalau gak lolos, sudah cap cip cup mau sekolah di yang satunya itu. Aish ribet yey.

Pun dengan adiknya ini, kayaknya saya gak seribet gitu survey sekolahan yang seperti apa buat dia. Mikirnya simple aja, melihat pengalaman si kakak sekolah disitu sepertinya semuanya berjalan mulus, jadi saya langsung saja menetapkan pilihan sekolah yang sama buat adiknya. Pengalaman adalah guru paling berharga, gitu ya? hehe

Jadi sebenarnya hal-hal apa saja yang menjadi pertimbangan saya dan suami dalam mencari sekolah buat anak tanpa harus ribet, drama, lebai dan mengorbankan banyak waktu dan energi? Toh, sebenarnya anak adalah tanggung jawab kita sebagai orangtuanya, bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah. Sekolah adalah partner orangtua untuk membantu dalam mendidik anak-anak ketika kita tidak berada di dekat mereka. Dan selalu salut buat para orangtua yang mampu meng-homeschooling-kan anaknya! Warbyasakk!

Trus mau nyari sekolah yang kayak apa sih? Ini adalah pendapat pribadi, boleh beda kok, disanggah juga boleh 😋.. sekaligus pengalaman pribadi tahun lalu ketika nyari sekolahan buat kakak, sekarang anaknya sudah semester 2, dan ternyata gak nyesel dengan sekolah pilihannya & pilihan kita.

  1. Yang pertama adalah jarak. Karena saya statusnya single parent temporary alias jauhan sama suami, jadi mau gak mau bisa gak bisa saya yang menghandle sendiri semua jalur transportasi anak. Apakah akan saya antar jemput sendiri, atau menggunakan jasa antar jemput dari sekolahan atau menggunakan jasa antar jemput pribadi. Sejauh ini, yang saya utamakan adalah saya sendiri yang akan mengantar dan menjemput sekolah anak-anak. Jadi sangat diutamakan jarak antara rumah – sekolah – dan kantor masih masuk akal. Terlebih nanti bakal ada dua anak yang saya antar, jadi faktor utama mencari sekolahan buat anak adalah jarak.
  2. Basic kurikulum & metode pendidikan yang diajarkan. Saya gak paham sebenarnya jenis kurikulum apa saja yang ada di dunia pendidikan di negara ini *ohemji...sungguh saya bukan emak pembelajar..hikss*. Pun dengan banyaknya metode pendidikan yang digunakan. Intinya, kami sangat mengutamakan pendidikan agama dalam sekolah anak-anak. Ya, itu yang utama. Entah menggunakan metode apa dan kurikulum apa, yang paling utama adalah pendidikan agama sebagai pondasi dasar anak-anak dalam kehidupan sehari-harinya saat ini dan yang akan datang. Ya entahlah, bagi kami pendidikan agama merupakan hal yang sangat prinsip dalam membentuk dan membangun karakter anak-anak. Mungkin kami nampak kolot, tapi bagi kami itu sudah harga mati, prinsip agama akan dibawa gak hanya di dunia tapi sampai ke akhirat kelak, kan? Berat ya.. emang! 
  3. Anak senang dengan sekolahnya. Ketika kita menawarkan ke anak untuk sekolah di situ, coba ajak si anak untuk melihat-lihat kondisi sekolahnya. Kalau anak cocok, maka lanjut. 
  4. Biaya. Nah ini, kunci dari segala kunci hahahaa. Tapi saya dan suami merasa sebagai orangtua bertanggung jawab besar terhadap pendidikan anak-anak. Walaupun benar, sebenarnya bukan si anak kok yang minta disekolahin di sekolah a, b atau c dengan segala fasilitas dan biaya yang begitu tinggi. Kembali lagi kepada orangtuanya. Karena kami merasa kami bekerja untuk mereka, dan ternyata kami juga menyadari bahwa sebagai orangtua masih bergantung dengan orang lain dalam hal ini adalah sekolah untuk membantu mendidik anak-anak. Jadi faktor biaya akan kami usahakan semaksimal mungkin, tapi tetep logis antara penghasilan dan pengeluaran harus seimbang, jangan sampai ngutang sana sini demi gengsi nyekolahin di sekolahan favorit  😭
  5. Perencanaan dan persiapan jauh-jauh hari. Apapun menurut saya hasilnya akan lebih bagus jika dipersiapkan jauh-jauh hari. Pun dengan memilih sekolah untuk anak-anak. Setidaknya kita sudah ada bayangan mau dimana mereka nantinya akan sekolah. Dari jenjang Playgroup, TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Seperti cerita saya diatas, ribet di awal sih tapi ternyata sangat membantu di kemudian hari

Mungkin 5 faktor penting diatas yang menjadi pertimbangan kami dalam memilih sekolah anak. Selebihnya, anak akan bisa membaca, menulis, menghitung, menghafal atau bisa ini dan itu bagi kami itu adalah bonus.

Kami berusaha mengembalikan anak-anak ke fitrahnya. Sesuai usianya. Berjalan seadanya. Terkadang kita sering berekspektasi terlalu tinggi terhadap anak, khawatir tidak sesuai maka kita pun yang akan kecewa. Terkadang kita terlalu banyak pertimbangan, mencari yang paling sempurna, yang paling favorit dan yang terrrrrbaiklah, tapi percaya.. gak ada anak, orangtua, sekolah, guru yang sempurna atau dipenuhi kebaikan semua. Pasti semua ada nilai plus dan minusnya.

Ketika kita sudah membuat skala prioritas dalam memilih sekolah untuk anak, setidaknya itu dapat meminimalisir drama-drama dan keribetan kita sebagai "orangtua pencari sekolah yang terbaik untuk anak".

Kembali lagi ke masing-masing orangtua... semua pasti punya skala prioritas. Yang berat sebenarnya kewajiban kita sebagai orangtua dalam mendidik dan membesarkan anak-anak. Mau homeschooling, mau sekolah alam, mau sekolah negeri, sekolah swasta, pesantren atau apapun itu. Tanggung jawab sesungguhnya adalah di pundak kita sebagai orangtuanya, bukan oranglain.

Selamat mencari sekolahan :)

MPASI Menu Empat Bintang





MPASI anak ketiga saya, Haziq memang berbeda dengan kedua kakaknya. Zaman now, mudahnya memperoleh informasi sehingga sedikit banyak menambah pengetahuan saya tentang MPASI dengan menu dan metode ini. Dulu dah banyak informasi juga sih, cuma sayanya aja yang gak gitu peduli dan kurang pembelajar 😅.

Dulu, karena satu dan lain hal saya belum begitu yakin dengan metode MPASI yang saya lakukan sekarang. Kembali lagi pada keyakinan dari seorang Ibu. Yang pada akhirnya ketika anak ketiga ini, saya baru menemukan kecocokan dengan metode MPASI BLW + MPASI WHO yaitu Menu Empat Bintang. Apa itu? disini saya akan coba mengupas sedikit tentang MPASI tersebut.


Metode BLW (Baby Lead Weaning -- bayi makan sendiri) sebenarnya sudah ada sejak dulu, pun ketika saya baru punya anak satu, dulu sih sudah pernah membacanya, tapi saat itu saya sendiri kurang yakin sehingga metode MPASI yang dilakukan adalah metode spoon feeding (bayi disuapin) saja dengan menu tunggal yang diawali dengan buah dan sayur, kemudian karbo, protein dan seterusnya, mengikuti juklak buku MPASI yang terkenal juga pada waktu itu.

Tapi disini saya gak akan membahas tentang BLW atau spoon feeding, silahkan googling, banyak banget artikel/ tulisan yang membahas tentang metode MPASI ini.

Jadi, panduan MPASI Menu Empat Bintang ini dasarnya adalah dari WHO. Sebuah Organisasi Kesehatan Dunia. Jadi pastinya sudah melalui berbagai macam riset, uji coba dan bisa dipertanggungjawabkan.

Menu empat bintang adalah tentang keberagaman makanan yang diberikan dari sejak awal pemberian MPASI (mulai dari 6 bulan). Makanan yang diberikan terdiri dari berbagai macam sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sumber serat dan vitamin dari aneka sayuran dan buah, serta sumber lemak tambahan.


Keberagaman makanan diperlukan untuk keseimbangan antara masukan dan kebutuhan gizi karena tidak ada satu jenis makanan yang memiliki semua unsur gizi yang dibutuhkan. Dengan mengkonsumsi makanan yang beraneka ragam, kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu akan dilengkapi oleh zat gizi jenis makanan lainnya, sehingga diperoleh masukan zat gizi yang seimbang. Nah, sampai sini pasti setuju semua ya *angguk-angguk banget daku mah*.

Kenapa sih kok saya gak paham-paham dari dulu, jadi merasa anak pertama dan kedua dikasih makannya pilih-pilih amat, karena takut alergi, sembelit, dan takut gak sesuai dengan buku panduan maupun saran para ibu-ibu di sebuah forum/milis mamah-mamah muda jago masak.

Jadi mungkin dulu anak-anak sebenarnya sudah harus makan nasi lele goreng, eh dikasihnya pure apel mulu. Tapi nasi sudah menjadi bubur, tinggal tambahi kecap sama suwiran ayam dan kacang goreng jadilah bubur ayam yang enak. Yang penting sekarang mereka tumbuh sehat meskipun anak-anak saya juga gak ada yang berbadan gendut wkwkwk (nyatanya gendut itu identik dengan keberhasilan seorang ibu dalam memberi makan anaknya).

Lalu banyak yang DM di Instagram karena beberapa kali posting story ketika #haziqmakan. Rata-rata pertanyaannya adalah..

"Metode apa itu? kok makan sendiri, gak takut tersedak?"
"Apakah dari awal sudah diberikan makanan macam-macam?"
Dari ayam goreng, lele goreng, tahu, tempe, nasi dan aneka makanan seperti apa yang kita makan setiap harinya. Ya, Haziq memang saya berikan makanan apa saja seperti yang saya dan kakak-kakaknya makan. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa tubuh kita memerlukan beberapa unsur gizi yang seimbang. Karena kandungan ASI setelah enam bulan sudah tidak mencukupi kebutuhan nutrisinya. Hanya saja, untuk awal-awal pengenalan MPASI, penyajiannya dibedakan di tekstur dan bumbunya. Tekstur sedikit dilembutkan dan bumbu belum begitu banyak yang dikenalkan. Misalnya gula garam, tetap saya berikan namun dalam porsi yang sangat sedikit, itupun saya pakainya Himalayan/ pink salt.

Tentang menu empat bintang, saya akan coba merangkumnya disini ya, semoga bisa memudahkan mama-mama yang akan mempersiapkan MPASI untuk anaknya dengan menu empat bintang.




KARBOHIDRAT
Karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh yang terdapat dalam makanan. Tersusun dari unsur Carbon, Hidrogen, dan Oksigen. Sumber-sumber karbohidrat yang terdapat di sekitar kita seperti :
  1. Biji-bijian : beras, jagung, gandum
  2. Buah : Pisang dan buah berry
  3. Akar/ umbi : Ubi jalar, singkong, kentang 
  4. Daun : sayur-sayuran berwarna hijau 
  5. Lainnya seperti pada roti, pasta, oatmeal, sagu
Beberapa manfaat dari karbohidrat untuk anak-anak :
  • Sumber energi. Anak-anak sangat aktif dan boros energi. Mereka selalu bergerak aktif dan suka bermain kesana-kemari. Untuk mempertahankan tingkat energi, mereka membutuhkan sumber energi. Karbohidrat adalah sumber energi. Ketika anak memakan karbohidrat, tubuhpun akan segera memecahnya dan menyerapnya ke dalam peredaran darah sebagai glukosa. Tanpa karbohidrat yang cukup, anak akan merasa lemah dan lesu
  • Menjaga jantung tetap sehat. Menu makanan anak-anak saat ini membuat mereka rentan akan berbagai macam penyakit. Karbohidrat membantu menjaga jantungnya tetap sehat dan berjalan baik
  • Meningkatkan fungsi pencernaan. Kandungan serat dalam sumber energi ini menjauhkan anak dari masalah pencernaan dan konstipasi (sembelit)

PROTEIN HEWANI
Merupakan sekelompok senyawa organic yang di dalamnya terdiri dari sulfur, hydrogen, fosfor, nitrogen, oksigen, serta asam amino. Protein merupakan zat yang paling dibutuhkan oleh tubuh. Peran Protein bagi anak :

  1. Sebagai pembentuk bangunan darah, otot, dan kulit sehingga sangat dibutuhkan pada proses pertumbuhan
  2. Mengganti sel dan jaringan yang mati/ rusak. Protein sebagai penyembuh luka dan meregenerasi sel terutama kulit
  3. Menjaga volume dan komposisi cairan dalam tubuh
  4. Mengangkut zat-zat seperti lemak, mineral, oksigen dan vitamin ke seluruh tubuh
  5. Sebagai pembentuk antibodi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh
  6. Sebagai penyeimbang asam basa dengan cairan tubuh, dengan cara menjaga stabilitas ph cairan yang ada di dalam tubu
  7. Sebagai pengatur metabolisme tubuh
  8. Sebagai penghancur dan penetral zat-zat asing yang terdapat di dalam tubuh
Protein hewani merupakan sumber protein yang mengandung proporsi yang memadai dari semua sembilan asam amino penting yang diperlukan untuk kebutuhan makanan manusia. Protein berguna untuk membentuk enzim, membentengi tubuh dari serangan penyakit, menjalankan metabolisme tubuh, juga membangun dan memelihara jaringan tubuh.

Protein hewani memiliki kelebihan yaitu memiliki kandungan vitamin B12 yang berguna dalam pembentukan sel darah merah, memperlancar metabolisme sistem tubuh, menaja sistem saraf, dan memperlancar produksi DNA. Vitamin B12 itu tidak terdapat pada protein nabati.

Sedangkan sumber protein hewani :
  • Daging berwarna merah
  • Daging ayam tanpa kulit
  • Telur
  • Susu dan olahannya
  • Ikan laut
  • Kepiting
  • Ikan tawar
  • Cumi
  • Lobster

PROTEIN NABATI
Berikut adalah beberapa makanan yang mengandung protein nabati :
  1. Kacang-kacangan. Semua kacang-kacangan mengandung lemak sehat dan juga protein. Kedelai, kacang polong dan kacang merah merupakan contoh protein nabati yang bagus. 
  2. Quinoa. Quinoa mengandung semua asam amino esensial, membuatnya menjadi protein lengkap
  3. Gandum. Endosperma merupakan bagian terbesar dari biji gandum yang banyak mengandung protein, pati dana air. Selain kaya protein juga mengandung serat yang tinggi sehingga sangat baik untuk kesehatan pencernaan
  4. Labu. Labu memiliki protein yang tinggi dan nutrisi yang lengkap. Selain dagingnya, bijinya pun kaya akan nutrisi penting seperti mangan, fosfor, tembaga, vitamin K, vitamin E, Vitamin B seperti Thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, vitamin B-6, kalsium, besi, magnesiun, zinc dan selenium
  5. Kembang kol. Sayuran ini mengandung protein, vitamin C, mangan, glucosinolates, Vitamin B1, B2, B3, B5, b6, b9, fosor dan kalium, indole3-carbinol (indikasi kuat melawan kanker) dan masih banyak lagi
  6. Jagung. Mengandung banyak serat
  7. Buncis. Dapat ditambahkan kedalam salad atau sup untuk menambah energi
  8. Kekurangan protein berdampak pada pembuangan jaringan dan penurunan berat badan. Sedangkan kelebihan protein dapat memicu penyakit jantung, oesitas dan batu ginjal.


SAYUR DAN BUAH
Sayur dan buah memiliki kandungan nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak. Bagi anak-anak, nutrisi dari buah dan syuran bahkan sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Manfaat buah dan syuran adalah :
  1. Selain untuk tumbuh kembang, tapi juga untuk kekebalan tubuh
  2. Mengurangi resiko obesitas pada anak. Kandungan nutrisinya tinggi, dilengkapi dengan lemak dan rendah kalori
  3. Kandungan serat yang tinggi membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Resiko konstipasi pun berkurang
  4. Membantu mengurangi intensitas konsumsi makanan dan cemilan kemasan yang tidak sehat
  5. Tiap buah dan sayuran dengan warna yang berbeda memiliki kanduangan nutrisi yang berbeda. Itu sebabnya konsumsi buah dan sayuran yang bervariasi sangat disarankan

LEMAK
Lemak dalam makanan berbentuk gliserol dan asam lemak. Oleh pencernaan, lemak diolah sesuai dengan kemampuan tubuh untuk menyerapnya dan menjadi bahan yang siap pakai. Untuk itu selain butuh enzim pemecah lemak dalam pencernaan, metabolisme lemak tubuh juga memerlukan empedu

Fungsi lemak bagi tubuh adalah :
  1. Sumber tenaga. Kandungan kalori lemak paling tinggi diantara dua sumber nutrisi utama yaitu protein dan karbohidrat. Lemak sepotong gajih hewan = nila kalori sepiring nasi. Lemak dua potong pisang goreng setara dengan setengah piring nasi
  2. Pembentuk membran dan struktur sel-sel tubuh sekaligus pengantar sejumlah zat serta penyerap vitamin yang larut dalam lemak, yakni vitamin A,D,E dan K
  3. Alat transportasi berbagai zat dalam metabolisme tubuh, di samping sebagai bahan pembuat hormon pertumbuhan pada anak
  4. Pengatur suhu tubuh
  5. Anak yang bertunbuh dalam kondisi kekurangan asupan lemak dalam menu hariannya tidak akan optimal pertumbuhannya. Anak sulit mencapai berat badan ideal anak, kulitpun jadi kering, fungsi metabolisme tubuh secara keseluruhan terganggu, dan kekurangan energi untuk beraktivitas
  6. Sebagai cadangan makanan. Lemak cadangan ini diperlukan sewaktu tubuh sedang kekurangan pasokan makan, berpuasa, atau porsi makan yang kurang dari yang dibutuhkan tubuh untuk waktu lama.
Lemak tambahan diperlukan dalam MPASI walau dalam jumlah kecil (1 sdt/porsi) tapi fungsinya cukup penting sebagai zat pelarut vitamin, melancarkan pup juga booster BB.
Penyajian lemak untuk BLW :
-          Minumkan langsung dengan sendok
-         Campur ke dalam kaldu untuk diminum
-          Campur ke dalam nasi kepal/ nasi tim
-          Lumuri lemak pada kukusan sayur
-         Gunakan untuk mengolah masakan seperti menumis, menggoreng, memanggang dll

Tambahan lemak yang bisa diberikan sejak usia 6 bulan :
  •       Extra Virgin Olive Oil (EVOO) : Minyak zaitun (olive oil) kualitas terbaik. Diproduksi dari first cold pressing zaitun secara alami, tanpa bahan kimiawi. Aroma dan citra rasanya kuat dan khas. Memiliki kandungan lemak sehat, omega3, 6 dan 9. Juga sebagai antioksidan yang tinggi
  •       Extra Light Olive Oil (ELOO) : minyak zaitun kualitas terendah yang diberi perlakuan kimiawi untuk menetralkan rasa yang kuat dan kadar keasaman yang tinggi. Terbuat dari kombinasi virgin dan refined oil.
  •       Minyak kelapa (extra virgin coconut oil, virgin coconut oil) memiliki asam lemak yang mirip ASI. Kaya asam laurat yang meningkatkan kekebalan tubuh
  •       Minyak Canola & minyak jagung sumber asam lemak esensial omega 3, omega 6, alfa linoleat
  •     Mentega/butter. Terbuat dari susu, sumber lemak baik, kolesterol yang diperlukan, vitaminA, Asam linoleat terkonjugasi dan asam lemak esensial. Gunakan unsalted butter yang tidak ada tambahan garam
  •      Margarin berasal dari minyak nabati yang melalui proses kimia hingga padat, kurang baik jika dipanaskan
  •     Santan bisa pakai santan segar dengan memeras parutan kelapa sendiri atau santan kemasan
  •       Minyak goreng biasa/ sawit juga boleh digunakan asal bukan yang bekas
  •       Minyak bunga matahari
  •       Minyak jagung
  •       Lemak buah durian dan alpukat
  •       Dairy Product seperti Yoghurt dan keju
  •      Bahan protein yang juga mengandung lemak baik seperti telur, ikan, daging, kacang-kacangan, tahu, tempe,edamame
  •       Buah yang mengandung lemak seperti Alpukat, durian
  •       Superfood seperti Flax, chia seeds, biji bunga matahari
Lemak yang tak jenuh ini menyehatkan dibanding lemak jenuh yang terdapat dalam minyak goreng dan kerabatnya. Lemak jenuh tetap dibutuhkan, namun porsinya harus jauh lebih sedikit daripada lemak tak jenuh.


Demikianlah ulasan tentang MPASI Menu Empat Bintang, yang terdiri dari Karbohidrat, Protein Nabati dan Hewani, Sayur dan Buah, Lemak yang diberikan secara seimbang.

Saya rangkum, untuk awal MPASI, jadi kurang lebih seperti ini :
  1. Beberapa hari pertama dikenalkan dengan menu tunggal. Contoh saja yaaa. Pagi : nasi lumat, siang : lele goreng lumat, malam : oseng brokoli
  2. Beberapa hari selanjutnya sampai dengan sekarang. Pagi, siang, sore/malam : nasi lumat + ikan/daging/tahu/tempe + sayuran langsung disajikan bersamaan. Boleh makan 3 sampai 5 kali sesuka bayi. Ditambah cemilan buah-buahan
  3. Jika menu yang disajikan dalam bentuk tim/ soup/ bubur, sendok sebaiknya dipegang bayi sendiri, jika akan menggunakan metode BLW ya. Tapi jika tidakpun, tidak apa-apa...dikembalikan lagi dengan kenyamanan antara Ibu dan Bayi
  4. Menggunakan metode BLW dengan menu empat bintang ini memang melelahkan, terutama bagian beres-beresnya hahaaha. Tapi cukup praktis menurut saya dengan segala kesibukan punya anak tiga. Karena makanan yang kita siapkan sama dengan makanan yang akan kita makan. Untuk bagian bawah kursi makan tidak lupa alasi dengan koran bekas, sehingga makanan yang jatuh lebih mudah dibereskan
  5. Awalnya haziq kurang nyaman duduk di high chair, tidak perlu dipaksa. Dipangku dulu, kemudian coba lagi. Sekarang, anaknya sudah nyaman dan selalu punya hasrat yang menggebu-gebu untuk pegang makanan kalau sudah duduk di kursi makan
  6. Untuk cairan, selain ASI dan air putih, juga bisa jus, yoghurt, dan air kaldu
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk para mama yang akan mempersiapkan MPASI untuk buah hatinya. Metode apapun, kita kembalikan pada keyakinan Ibunya dan kesiapan bayi dan keluarga lainnya (yang momong/ yang nemenin ya). Semoga lancar-lancar dan proses MPASI selalu menyenangkan yaaa mams!



 




Sumber :
www.fitisme.com
www.tanyadok.com
www.kolomsehat.co
www.brighterlife.com
www.sahabatnestle.com
IG @ceritablw
IG @ratih_ayu_wulandari

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
------- I R V I -------