Image Slider

Mencari Sekolah Anak Tak Sedrama Yang Saya Bayangkan

gambar diambil di sini


Dulu, jaman saya masih muda. Masih single kinyis-kinyis melankolis dan sama sekali gak mikirin soal anak, sering memperhatikan para ibu-ibu khususnya ibu muda di sekeliling saya kayaknya ribet banget cuma nyariin sekolahan buat anaknya. 

APAAAA? CUMAAAA?? 

Iya katanya drama nyariin sekolah buat anak dramanya gak kelar-kelar. Butuh waktu dan energi tingkat tinggi  karena harus survey sekaligus bandingin sekolah si a, b, c, sampai z yang paling pas yang mana. I know, kegiatan membandingkan inilah yang sering melelahkan.

Seperti ketika membandingkan antara diskon 50% atau mending beli dua gratis satu?

Ah mungkin nanti sayapun bakal demikian, bakal ngalamin era seperti mereka.

Dan sekarangpun masa itu tiba..

Fenomena yang terjadi sekarang malah lebih heboh. Ya gak? Kalo gak heboh bukan mak-emak zaman now namanya.


Soal mencari SD untuk si kakak..

Ketika si kakak masih di Playgroup, saya sudah membayangkan nantinya anak ini akan melanjutkan sekolah dimana. Mungkin persiapan inilah yang menjadi salah satu kunci untuk menghindari drama ibu-ibu pencari sekolah masa kini. Perencanaan jauh-jauh hari. Ketika saya sudah ada bayangan si kakak mau SD dimana, saya harus mencari TK yang setidaknya sejalan visi misi dengan SD nya kelak atau setidaknya jalur ke SD nya lebih mudah. Ribet di awal sih.

Akhirnyapun ketika si kakak naik ke TK saya pindahkan ke TK yang memang jalurnya akan kearah SD yang sudah saya rencanakan sebelumnya. Jadi, kemarin pun ketika ada assesment penerimaan siswa baru untuk SD, saya gak ribet lagi untuk survey sekolah lain lagi. Mantep aja udah disitu gitu. Kecuali anaknya gak diterima, baru nyari sekolah lain lagi. Tapi kemarin pede banget pasti ketrima hahahaa. Tapi sebenarnya pun sudah punya Plan B, jikalau gak lolos, sudah cap cip cup mau sekolah di yang satunya.

Pun dengan adiknya ini, kayaknya saya gak seribet gitu survey sekolahan yang seperti apa buat dia. Mikirnya simple aja, melihat pengalaman si kakak sekolah disitu sepertinya semuanya berjalan mulus, jadi saya langsung saja menetapkan pilihan sekolah yang sama buat adiknya. Pengalaman adalah guru paling berharga, gitu ya? hehe

Jadi sebenarnya hal-hal apa saja yang menjadi pertimbangan saya dan suami dalam mencari sekolah buat anak tanpa harus ribet, drama, lebai dan mengorbankan banyak waktu dan energi? Toh, sebenarnya anak adalah tanggung jawab kita sebagai orangtuanya, bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah. Sekolah adalah partner orangtua untuk membantu dalam mendidik anak-anak ketika kita tidak berada di dekat mereka. Dan selalu salut buat para orangtua yang mampu meng-homeschooling-kan anaknya! Warbyasakk!

Trus mau nyari sekolah yang kayak apa sih? Ini adalah pendapat pribadi, boleh beda kok, disanggah juga boleh 😋.. sekaligus pengalaman pribadi tahun lalu ketika nyari sekolahan buat kakak, sekarang anaknya sudah semester 2, dan ternyata gak nyesel dengan sekolah pilihannya & pilihan kita.

  1. Yang pertama adalah jarak. Karena saya statusnya single parent temporary alias jauhan sama suami, jadi mau gak mau bisa gak bisa saya yang menghandle sendiri semua jalur transportasi anak. Apakah akan saya antar jemput sendiri, atau menggunakan jasa antar jemput dari sekolahan atau menggunakan jasa antar jemput pribadi. Sejauh ini, yang saya utamakan adalah saya sendiri yang akan mengantar dan menjemput sekolah anak-anak. Jadi sangat diutamakan jarak antara rumah – sekolah – dan kantor masih masuk akal. Terlebih nanti bakal ada dua anak yang saya antar, jadi faktor utama mencari sekolahan buat anak adalah jarak.
  2. Basic kurikulum & metode pendidikan yang diajarkan. Saya gak paham sebenarnya jenis kurikulum apa saja yang ada di dunia pendidikan di negara ini *ohemji...sungguh saya bukan emak pembelajar..hikss*. Pun dengan banyaknya metode pendidikan yang digunakan. Intinya, kami sangat mengutamakan pendidikan agama dalam sekolah anak-anak. Ya, itu yang utama. Entah menggunakan metode apa dan kurikulum apa, yang paling utama adalah pendidikan agama sebagai pondasi dasar anak-anak dalam kehidupan sehari-harinya saat ini dan yang akan datang. Ya entahlah, bagi kami pendidikan agama merupakan hal yang sangat prinsip dalam membentuk dan membangun karakter anak-anak. Mungkin kami nampak kolot, tapi bagi kami itu sudah harga mati, prinsip agama akan dibawa gak hanya di dunia tapi sampai ke akhirat kelak, kan? Berat ya.. emang! 
  3. Anak senang dengan sekolahnya. Ketika kita menawarkan ke anak untuk sekolah di situ, coba ajak si anak untuk melihat-lihat kondisi sekolahnya. Kalau anak cocok, maka lanjut. 
  4. Biaya. Nah ini, kunci dari segala kunci hahahaa. Tapi saya dan suami merasa sebagai orangtua bertanggung jawab besar terhadap pendidikan anak-anak. Walaupun benar, sebenarnya bukan si anak kok yang minta disekolahin di sekolah a, b atau c dengan segala fasilitas dan biaya yang begitu tinggi. Kembali lagi kepada orangtuanya. Karena kami merasa kami bekerja untuk mereka, dan ternyata kami juga menyadari bahwa sebagai orangtua masih bergantung dengan orang lain dalam hal ini adalah sekolah untuk membantu mendidik anak-anak. Jadi faktor biaya akan kami usahakan semaksimal mungkin, tapi tetep logis antara penghasilan dan pengeluaran harus seimbang, jangan sampai ngutang sana sini demi gengsi nyekolahin di sekolahan favorit  😭
  5. Perencanaan dan persiapan jauh-jauh hari. Apapun menurut saya hasilnya akan lebih bagus jika dipersiapkan jauh-jauh hari. Pun dengan memilih sekolah untuk anak-anak. Setidaknya kita sudah ada bayangan mau dimana mereka nantinya akan sekolah. Dari jenjang Playgroup, TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Seperti cerita saya diatas, ribet di awal sih tapi ternyata sangat membantu di kemudian hari

Mungkin 5 faktor penting diatas yang menjadi pertimbangan kami dalam memilih sekolah anak. Selebihnya, anak akan bisa membaca, menulis, menghitung, menghafal atau bisa ini dan itu bagi kami itu adalah bonus.

Kami berusaha mengembalikan anak-anak ke fitrahnya. Sesuai usianya. Berjalan seadanya. Terkadang kita sering berekspektasi terlalu tinggi terhadap anak, khawatir tidak sesuai maka kita pun yang akan kecewa. Terkadang kita terlalu banyak pertimbangan, mencari yang paling sempurna, yang paling favorit dan yang terrrrrbaiklah, tapi percaya.. gak ada anak, orangtua, sekolah, guru yang sempurna atau dipenuhi kebaikan semua. Pasti semua ada nilai plus dan minusnya.

Ketika kita sudah membuat skala prioritas dalam memilih sekolah untuk anak, setidaknya itu dapat meminimalisir drama-drama dan keribetan kita sebagai "orangtua pencari sekolah yang terbaik untuk anak".

Kembali lagi ke masing-masing orangtua... semua pasti punya skala prioritas. Yang berat sebenarnya kewajiban kita sebagai orangtua dalam mendidik dan membesarkan anak-anak. Mau homeschooling, mau sekolah alam, mau sekolah negeri, sekolah swasta, pesantren atau apapun itu. Tanggung jawab sesungguhnya adalah di pundak kita sebagai orangtuanya, bukan oranglain.

Selamat mencari sekolahan :)

MPASI Menu Empat Bintang





MPASI anak ketiga saya, Haziq memang berbeda dengan kedua kakaknya. Zaman now, mudahnya memperoleh informasi sehingga sedikit banyak menambah pengetahuan saya tentang MPASI dengan menu dan metode ini. Dulu dah banyak informasi juga sih, cuma sayanya aja yang gak gitu peduli dan kurang pembelajar 😅.

Dulu, karena satu dan lain hal saya belum begitu yakin dengan metode MPASI yang saya lakukan sekarang. Kembali lagi pada keyakinan dari seorang Ibu. Yang pada akhirnya ketika anak ketiga ini, saya baru menemukan kecocokan dengan metode MPASI BLW + MPASI WHO yaitu Menu Empat Bintang. Apa itu? disini saya akan coba mengupas sedikit tentang MPASI tersebut.


Metode BLW (Baby Lead Weaning -- bayi makan sendiri) sebenarnya sudah ada sejak dulu, pun ketika saya baru punya anak satu, dulu sih sudah pernah membacanya, tapi saat itu saya sendiri kurang yakin sehingga metode MPASI yang dilakukan adalah metode spoon feeding (bayi disuapin) saja dengan menu tunggal yang diawali dengan buah dan sayur, kemudian karbo, protein dan seterusnya, mengikuti juklak buku MPASI yang terkenal juga pada waktu itu.

Tapi disini saya gak akan membahas tentang BLW atau spoon feeding, silahkan googling, banyak banget artikel/ tulisan yang membahas tentang metode MPASI ini.

Jadi, panduan MPASI Menu Empat Bintang ini dasarnya adalah dari WHO. Sebuah Organisasi Kesehatan Dunia. Jadi pastinya sudah melalui berbagai macam riset, uji coba dan bisa dipertanggungjawabkan.

Menu empat bintang adalah tentang keberagaman makanan yang diberikan dari sejak awal pemberian MPASI (mulai dari 6 bulan). Makanan yang diberikan terdiri dari berbagai macam sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sumber serat dan vitamin dari aneka sayuran dan buah, serta sumber lemak tambahan.


Keberagaman makanan diperlukan untuk keseimbangan antara masukan dan kebutuhan gizi karena tidak ada satu jenis makanan yang memiliki semua unsur gizi yang dibutuhkan. Dengan mengkonsumsi makanan yang beraneka ragam, kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu akan dilengkapi oleh zat gizi jenis makanan lainnya, sehingga diperoleh masukan zat gizi yang seimbang. Nah, sampai sini pasti setuju semua ya *angguk-angguk banget daku mah*.

Kenapa sih kok saya gak paham-paham dari dulu, jadi merasa anak pertama dan kedua dikasih makannya pilih-pilih amat, karena takut alergi, sembelit, dan takut gak sesuai dengan buku panduan maupun saran para ibu-ibu di sebuah forum/milis mamah-mamah muda jago masak.

Jadi mungkin dulu anak-anak sebenarnya sudah harus makan nasi lele goreng, eh dikasihnya pure apel mulu. Tapi nasi sudah menjadi bubur, tinggal tambahi kecap sama suwiran ayam dan kacang goreng jadilah bubur ayam yang enak. Yang penting sekarang mereka tumbuh sehat meskipun anak-anak saya juga gak ada yang berbadan gendut wkwkwk (nyatanya gendut itu identik dengan keberhasilan seorang ibu dalam memberi makan anaknya).

Lalu banyak yang DM di Instagram karena beberapa kali posting story ketika #haziqmakan. Rata-rata pertanyaannya adalah..

"Metode apa itu? kok makan sendiri, gak takut tersedak?"
"Apakah dari awal sudah diberikan makanan macam-macam?"
Dari ayam goreng, lele goreng, tahu, tempe, nasi dan aneka makanan seperti apa yang kita makan setiap harinya. Ya, Haziq memang saya berikan makanan apa saja seperti yang saya dan kakak-kakaknya makan. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa tubuh kita memerlukan beberapa unsur gizi yang seimbang. Karena kandungan ASI setelah enam bulan sudah tidak mencukupi kebutuhan nutrisinya. Hanya saja, untuk awal-awal pengenalan MPASI, penyajiannya dibedakan di tekstur dan bumbunya. Tekstur sedikit dilembutkan dan bumbu belum begitu banyak yang dikenalkan. Misalnya gula garam, tetap saya berikan namun dalam porsi yang sangat sedikit, itupun saya pakainya Himalayan/ pink salt.

Tentang menu empat bintang, saya akan coba merangkumnya disini ya, semoga bisa memudahkan mama-mama yang akan mempersiapkan MPASI untuk anaknya dengan menu empat bintang.




KARBOHIDRAT
Karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh yang terdapat dalam makanan. Tersusun dari unsur Carbon, Hidrogen, dan Oksigen. Sumber-sumber karbohidrat yang terdapat di sekitar kita seperti :
  1. Biji-bijian : beras, jagung, gandum
  2. Buah : Pisang dan buah berry
  3. Akar/ umbi : Ubi jalar, singkong, kentang 
  4. Daun : sayur-sayuran berwarna hijau 
  5. Lainnya seperti pada roti, pasta, oatmeal, sagu
Beberapa manfaat dari karbohidrat untuk anak-anak :
  • Sumber energi. Anak-anak sangat aktif dan boros energi. Mereka selalu bergerak aktif dan suka bermain kesana-kemari. Untuk mempertahankan tingkat energi, mereka membutuhkan sumber energi. Karbohidrat adalah sumber energi. Ketika anak memakan karbohidrat, tubuhpun akan segera memecahnya dan menyerapnya ke dalam peredaran darah sebagai glukosa. Tanpa karbohidrat yang cukup, anak akan merasa lemah dan lesu
  • Menjaga jantung tetap sehat. Menu makanan anak-anak saat ini membuat mereka rentan akan berbagai macam penyakit. Karbohidrat membantu menjaga jantungnya tetap sehat dan berjalan baik
  • Meningkatkan fungsi pencernaan. Kandungan serat dalam sumber energi ini menjauhkan anak dari masalah pencernaan dan konstipasi (sembelit)

PROTEIN HEWANI
Merupakan sekelompok senyawa organic yang di dalamnya terdiri dari sulfur, hydrogen, fosfor, nitrogen, oksigen, serta asam amino. Protein merupakan zat yang paling dibutuhkan oleh tubuh. Peran Protein bagi anak :

  1. Sebagai pembentuk bangunan darah, otot, dan kulit sehingga sangat dibutuhkan pada proses pertumbuhan
  2. Mengganti sel dan jaringan yang mati/ rusak. Protein sebagai penyembuh luka dan meregenerasi sel terutama kulit
  3. Menjaga volume dan komposisi cairan dalam tubuh
  4. Mengangkut zat-zat seperti lemak, mineral, oksigen dan vitamin ke seluruh tubuh
  5. Sebagai pembentuk antibodi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh
  6. Sebagai penyeimbang asam basa dengan cairan tubuh, dengan cara menjaga stabilitas ph cairan yang ada di dalam tubu
  7. Sebagai pengatur metabolisme tubuh
  8. Sebagai penghancur dan penetral zat-zat asing yang terdapat di dalam tubuh
Protein hewani merupakan sumber protein yang mengandung proporsi yang memadai dari semua sembilan asam amino penting yang diperlukan untuk kebutuhan makanan manusia. Protein berguna untuk membentuk enzim, membentengi tubuh dari serangan penyakit, menjalankan metabolisme tubuh, juga membangun dan memelihara jaringan tubuh.

Protein hewani memiliki kelebihan yaitu memiliki kandungan vitamin B12 yang berguna dalam pembentukan sel darah merah, memperlancar metabolisme sistem tubuh, menaja sistem saraf, dan memperlancar produksi DNA. Vitamin B12 itu tidak terdapat pada protein nabati.

Sedangkan sumber protein hewani :
  • Daging berwarna merah
  • Daging ayam tanpa kulit
  • Telur
  • Susu dan olahannya
  • Ikan laut
  • Kepiting
  • Ikan tawar
  • Cumi
  • Lobster

PROTEIN NABATI
Berikut adalah beberapa makanan yang mengandung protein nabati :
  1. Kacang-kacangan. Semua kacang-kacangan mengandung lemak sehat dan juga protein. Kedelai, kacang polong dan kacang merah merupakan contoh protein nabati yang bagus. 
  2. Quinoa. Quinoa mengandung semua asam amino esensial, membuatnya menjadi protein lengkap
  3. Gandum. Endosperma merupakan bagian terbesar dari biji gandum yang banyak mengandung protein, pati dana air. Selain kaya protein juga mengandung serat yang tinggi sehingga sangat baik untuk kesehatan pencernaan
  4. Labu. Labu memiliki protein yang tinggi dan nutrisi yang lengkap. Selain dagingnya, bijinya pun kaya akan nutrisi penting seperti mangan, fosfor, tembaga, vitamin K, vitamin E, Vitamin B seperti Thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, vitamin B-6, kalsium, besi, magnesiun, zinc dan selenium
  5. Kembang kol. Sayuran ini mengandung protein, vitamin C, mangan, glucosinolates, Vitamin B1, B2, B3, B5, b6, b9, fosor dan kalium, indole3-carbinol (indikasi kuat melawan kanker) dan masih banyak lagi
  6. Jagung. Mengandung banyak serat
  7. Buncis. Dapat ditambahkan kedalam salad atau sup untuk menambah energi
  8. Kekurangan protein berdampak pada pembuangan jaringan dan penurunan berat badan. Sedangkan kelebihan protein dapat memicu penyakit jantung, oesitas dan batu ginjal.


SAYUR DAN BUAH
Sayur dan buah memiliki kandungan nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak. Bagi anak-anak, nutrisi dari buah dan syuran bahkan sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Manfaat buah dan syuran adalah :
  1. Selain untuk tumbuh kembang, tapi juga untuk kekebalan tubuh
  2. Mengurangi resiko obesitas pada anak. Kandungan nutrisinya tinggi, dilengkapi dengan lemak dan rendah kalori
  3. Kandungan serat yang tinggi membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Resiko konstipasi pun berkurang
  4. Membantu mengurangi intensitas konsumsi makanan dan cemilan kemasan yang tidak sehat
  5. Tiap buah dan sayuran dengan warna yang berbeda memiliki kanduangan nutrisi yang berbeda. Itu sebabnya konsumsi buah dan sayuran yang bervariasi sangat disarankan

LEMAK
Lemak dalam makanan berbentuk gliserol dan asam lemak. Oleh pencernaan, lemak diolah sesuai dengan kemampuan tubuh untuk menyerapnya dan menjadi bahan yang siap pakai. Untuk itu selain butuh enzim pemecah lemak dalam pencernaan, metabolisme lemak tubuh juga memerlukan empedu

Fungsi lemak bagi tubuh adalah :
  1. Sumber tenaga. Kandungan kalori lemak paling tinggi diantara dua sumber nutrisi utama yaitu protein dan karbohidrat. Lemak sepotong gajih hewan = nila kalori sepiring nasi. Lemak dua potong pisang goreng setara dengan setengah piring nasi
  2. Pembentuk membran dan struktur sel-sel tubuh sekaligus pengantar sejumlah zat serta penyerap vitamin yang larut dalam lemak, yakni vitamin A,D,E dan K
  3. Alat transportasi berbagai zat dalam metabolisme tubuh, di samping sebagai bahan pembuat hormon pertumbuhan pada anak
  4. Pengatur suhu tubuh
  5. Anak yang bertunbuh dalam kondisi kekurangan asupan lemak dalam menu hariannya tidak akan optimal pertumbuhannya. Anak sulit mencapai berat badan ideal anak, kulitpun jadi kering, fungsi metabolisme tubuh secara keseluruhan terganggu, dan kekurangan energi untuk beraktivitas
  6. Sebagai cadangan makanan. Lemak cadangan ini diperlukan sewaktu tubuh sedang kekurangan pasokan makan, berpuasa, atau porsi makan yang kurang dari yang dibutuhkan tubuh untuk waktu lama.
Lemak tambahan diperlukan dalam MPASI walau dalam jumlah kecil (1 sdt/porsi) tapi fungsinya cukup penting sebagai zat pelarut vitamin, melancarkan pup juga booster BB.
Penyajian lemak untuk BLW :
-          Minumkan langsung dengan sendok
-         Campur ke dalam kaldu untuk diminum
-          Campur ke dalam nasi kepal/ nasi tim
-          Lumuri lemak pada kukusan sayur
-         Gunakan untuk mengolah masakan seperti menumis, menggoreng, memanggang dll

Tambahan lemak yang bisa diberikan sejak usia 6 bulan :
  •       Extra Virgin Olive Oil (EVOO) : Minyak zaitun (olive oil) kualitas terbaik. Diproduksi dari first cold pressing zaitun secara alami, tanpa bahan kimiawi. Aroma dan citra rasanya kuat dan khas. Memiliki kandungan lemak sehat, omega3, 6 dan 9. Juga sebagai antioksidan yang tinggi
  •       Extra Light Olive Oil (ELOO) : minyak zaitun kualitas terendah yang diberi perlakuan kimiawi untuk menetralkan rasa yang kuat dan kadar keasaman yang tinggi. Terbuat dari kombinasi virgin dan refined oil.
  •       Minyak kelapa (extra virgin coconut oil, virgin coconut oil) memiliki asam lemak yang mirip ASI. Kaya asam laurat yang meningkatkan kekebalan tubuh
  •       Minyak Canola & minyak jagung sumber asam lemak esensial omega 3, omega 6, alfa linoleat
  •     Mentega/butter. Terbuat dari susu, sumber lemak baik, kolesterol yang diperlukan, vitaminA, Asam linoleat terkonjugasi dan asam lemak esensial. Gunakan unsalted butter yang tidak ada tambahan garam
  •      Margarin berasal dari minyak nabati yang melalui proses kimia hingga padat, kurang baik jika dipanaskan
  •     Santan bisa pakai santan segar dengan memeras parutan kelapa sendiri atau santan kemasan
  •       Minyak goreng biasa/ sawit juga boleh digunakan asal bukan yang bekas
  •       Minyak bunga matahari
  •       Minyak jagung
  •       Lemak buah durian dan alpukat
  •       Dairy Product seperti Yoghurt dan keju
  •      Bahan protein yang juga mengandung lemak baik seperti telur, ikan, daging, kacang-kacangan, tahu, tempe,edamame
  •       Buah yang mengandung lemak seperti Alpukat, durian
  •       Superfood seperti Flax, chia seeds, biji bunga matahari
Lemak yang tak jenuh ini menyehatkan dibanding lemak jenuh yang terdapat dalam minyak goreng dan kerabatnya. Lemak jenuh tetap dibutuhkan, namun porsinya harus jauh lebih sedikit daripada lemak tak jenuh.


Demikianlah ulasan tentang MPASI Menu Empat Bintang, yang terdiri dari Karbohidrat, Protein Nabati dan Hewani, Sayur dan Buah, Lemak yang diberikan secara seimbang.

Saya rangkum, untuk awal MPASI, jadi kurang lebih seperti ini :
  1. Beberapa hari pertama dikenalkan dengan menu tunggal. Contoh saja yaaa. Pagi : nasi lumat, siang : lele goreng lumat, malam : oseng brokoli
  2. Beberapa hari selanjutnya sampai dengan sekarang. Pagi, siang, sore/malam : nasi lumat + ikan/daging/tahu/tempe + sayuran langsung disajikan bersamaan. Boleh makan 3 sampai 5 kali sesuka bayi. Ditambah cemilan buah-buahan
  3. Jika menu yang disajikan dalam bentuk tim/ soup/ bubur, sendok sebaiknya dipegang bayi sendiri, jika akan menggunakan metode BLW ya. Tapi jika tidakpun, tidak apa-apa...dikembalikan lagi dengan kenyamanan antara Ibu dan Bayi
  4. Menggunakan metode BLW dengan menu empat bintang ini memang melelahkan, terutama bagian beres-beresnya hahaaha. Tapi cukup praktis menurut saya dengan segala kesibukan punya anak tiga. Karena makanan yang kita siapkan sama dengan makanan yang akan kita makan. Untuk bagian bawah kursi makan tidak lupa alasi dengan koran bekas, sehingga makanan yang jatuh lebih mudah dibereskan
  5. Awalnya haziq kurang nyaman duduk di high chair, tidak perlu dipaksa. Dipangku dulu, kemudian coba lagi. Sekarang, anaknya sudah nyaman dan selalu punya hasrat yang menggebu-gebu untuk pegang makanan kalau sudah duduk di kursi makan
  6. Untuk cairan, selain ASI dan air putih, juga bisa jus, yoghurt, dan air kaldu
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk para mama yang akan mempersiapkan MPASI untuk buah hatinya. Metode apapun, kita kembalikan pada keyakinan Ibunya dan kesiapan bayi dan keluarga lainnya (yang momong/ yang nemenin ya). Semoga lancar-lancar dan proses MPASI selalu menyenangkan yaaa mams!



 




Sumber :
www.fitisme.com
www.tanyadok.com
www.kolomsehat.co
www.brighterlife.com
www.sahabatnestle.com
IG @ceritablw
IG @ratih_ayu_wulandari

Cara Mendaftar Haji Reguler

*Edisi Tahun 2017*

Gambar diambil di sini

Assalamu'alaikum...

Atas dasar pengalaman pribadi, mau sharing nih kira-kira persyaratan administrasi apa saja yang perlu disiapkan dan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mendaftar Haji Reguler saat ini (2017). Ya Allah.. semoga bisa ngerasain juga daftar Haji yang Plus..aamiin. Tulisan ini murni untuk share pengalaman ya, semoga bermanfaat :)

1. PERSYARATAN PENDAFTARAN
    • Beragama Islam
    • Berusia minimal 12 tahun pada saat mendaftar
    • Bagi yang sudah pernah haji bisa mendaftar kembali setelah 10 tahun dari tahun keberangkatan haji terakhir
    • KTP yang masih berlaku sesuai domisili atau bukti identitas yang sah
    • Kartu Keluarga
    • Akte Kelahiran atau surat kenal lahir atau kutipan akta nikah atau ijazah (pilih salah satu)
    • Pas foto terbaru berwarna 3x4 = 12 lembar dan 4x6 = 3 lembar (jumlah foto ini sudah dikalkulasi untuk keperluan di Bank maupun di Kemenag, rincian ada di bawah ya) dengan latar belakang putih dengan ketentuan :
    a. Warna baju/kerudung harus kontras dengan latar belakang
    b. Tidak memakai pakaian dinas
    c. Tidak memakai kacamata
    d. Tampak wajah minimal 80 persen
    d. Bagi jamaah haji wanita menggunakan busana muslimah
    -          
    • Gubernur dapat menambahkan persyaratan berupa surat keterangan domisili (yang ini kemarin saya tidak diminta)

    2. PROSEDUR PENDAFTARAN
    •  BANK PENERIMA SETORAN BPIH (BPS-BPIH)
    • Membuka rekening tabungan Haji dengan setoran minimal Rp 25.000.000 WAJIB di Bank Syariah
    • Datang ke bank pagi-pagi, untuk menghindari antrian yang cukup panjang. Menuju Customer Service dan menyampaikan akan membuka rekening setoran Haji. Terimakasih Bank Mandiri Syari’ah Cabang Kotagede yang pelayanannya bagus, disediakan tempat sholat yang nyaman, dan kita hanya perlu duduk manis menunggu dan tanda tangan beberapa berkas
    • Selain membawa dana sebesar Rp 25.000.000 dan Rp 100.000 (untuk saldo di buku tabungan, mungkin lain bank lain jumlah minimal saldonya ya) kita juga akan dimintai beberapa berkas diantaranya: 
      • Pas Foto berwarna dengan background warna putih, tampak wajah 80%, ukuran 3x4 = 5 lembar, 4x6 = 1 lembar
      • Membawa data diri KTP (KTP Asli dibawa), Kartu Keluarga, Akta Nikah/ Akta Lahir/ Ijazah (bisa salah satu saja), Kartu NPWP (jika ada). Masing-masing  di copy satu lembar.  
          Setelah proses pembukaan rekening selesai, akan diterbitkan Nomor Validasi. Kita akan dikasih selembar Tanda Bukti Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk arsip dan untuk dibawa ke Kantor Kemenag. Masa Berlaku Nomor Validasi adalah lima hari terhitung setelah terima dari bank, jadi lebih baik setelah mendapatkan Nomor Validasi langsung menuju Kantor Kemenag untuk proses selanjutnya.


    3.  KANTOR KEMENAG Sesuai Domisili KTP

    Untuk yang berdomisili di Yogyakarta Kota, bisa datang di alamat Jl. Ki Mangun Sarkoro No. 43 A Yogyakarta.

    Jadi yang harus dibawa:
    • Siapkan KTP, Kartu Keluarga, Akta Nikah/ Akta Lahir/ Ijazah (bisa salah satu saja) ASLI dan Fotocopy. Fotocopy masing-masing 3 lembar
    • Menyerahkan Lembar Bukti Setoran Awal BPIH yang dari bank tadi
    • Menyerahkan Pas Foto sesuai kriteria yang sudah disebutkan diatas dengan ukuran 3x4 = 6 lembar dan 4x6 = 2 lembar
    • Calon jamaah haji WAJIB hadir untuk proses wawancara, pengambilan foto dan rekam sidik jari
    • Proses wawancara masuk ke ruangan satu-persatu, hanya mencocokan data yang sudah diinput oleh Bank (data sudah terintegrasi) dan penambahan beberapa data saja
    • Setelah berkas lengkap dan proses wawancara, pengambilan foto dan sidik jari selesai, maka proses pendaftaran haji telah selesai. Dan calon jamaah haji mendapatkan 1 lembar berkas SPPH yang didalamnya ada nomor porsi. Simpan baik-baik ya, jika perlu di scan untuk jaga-jaga karena jadwal keberangkatan jika sesuai aturan saat ini (di Kota Yogyakarta tahun 2017) adalah dua puluh satu tahun, tapi jika sesuai kehendak Allah kita tidak ada yang tau yaaa... Jadi simpan baik-baik lembar nomor porsi, yang bisa kita cek sewaktu-waktu melalui official website Kemenag. Siapa tau antrian kita maju kan ya? Siapa tau.. 💖
    • Dan proses pelunasan dilakukan pada saat porsi haji akan diberangkatkan
    -
    Sebagai tambahan informasi, bank-bank apa saja yang sudah bekerjasama sebagai bank penerima setoran haji, adalah sbb (untuk Kota Yogyakarta) :
    1.       BNI Syariah
    2.       BRI Syariah
    3.       Bank Syariah Mandiri
    4.       Bank Muamalat
    5.       Bank Mega Syariah
    6.       Bank BTN Syariah
    7.       Bank Permata Syariah
    8.       Bank CIM-Niaga Syariah
    9.       Bank Panin Syariah

    Demikian syarat-syarat dan langkah yang harus dilakukan untuk mendaftarkan haji reguler (Edisi tahun 2017). Seiring berjalannya waktu mungkin akan berubah aturannya. Dan semoga semakin tahun tidak semakin lama daftar tunggunya... aamiin.

    Mendaftar haji adalah salah satu target yang ingin kami wujudkan di tahun 2017? Kok baru tahun 2017? Karena masalah terbesar kami waktu itu adalah KTP kami masih berbeda domisili. Sehingga hal yang perlu diberesin terlebih dahulu adalah pindah KTP. Dan memang kalau gak nyempetin urus pindah KTP yang agak melelahkan itu gak bakal pindah-pindah dan cita-cita daftar haji pun akan tertunda terus.

    Alhamdulillah akhirnya sekarang suami resmi jadi orang Jogja, yeeey 😄

    Alhamdulillah akhirnya saya dan suami sudah terdaftar sebagai calon jamaah Haji Kota Yogyakarta 💖

    Semoga tulisan ini bermanfaat ya, tidak ada maksud apapun kecuali ingin berbagi kok ✌.

    Meskipun daftar tunggu masih puluhan tahun lamanya, tidak ada salahnya untuk mendaftar haji sesegera mungkin. Saya saja nyesel kenapa dulu gak disempet-sempetin ngurus KTP nya. Soal rezeki kami gak perlu kuatir bakalan gak punya tabungan lagi, gak pernah kuatir makan tempe kerupuk doang, gak pernah kuatir gak punya mobil mewah, gak pernah kuatir gak bisa beli perhiasan, gak pernah kuatir gak bisa liburan-liburan lagi.

    Berdoa yang terbaik, serahkan pada Allah kapan waktu yang terbaik untuk menunaikan Rukun Islam yang ke-lima. Semoga rezeki dan kesehatan selalu menyertai, sambil menunggu panggilan haji reguler, mari semangat menabung untuk haji khusus (plus). Gak bisa dipungkiri, bagaimanapun caranya, saya dan suami akan terus berusaha agar bisa sampai ke Tanah Suci untuk berhaji. Selanjutnya kembali lagi kepada keputusan terbaik Allah... Mau haji reguler atau khusus, yang terpenting adalah usaha, doa dan ikhtiar.

    Semoga yang belum berhaji, akan segera dipanggil dalam waktu dan keadaan terbaik. Aamiin. Saling mendoakan yaa 💖

    Wassalamu'alaikum...
     

    Belajar Stir Mobil

    Pada dasarnya saya ini orang yang penakut. Apapun itu. Takut tidur sendiri, takut keluar malam, takut gelap, takut nyetir mobil, takut gak dianggap, apalagi takut kehilangan kamu. Eh

    Belajar nyetir mobil adalah rencana masa lalu yang sudah terkubur dalam-dalam. Karena gak ada nyali akhirnya menganggap itu gak penting jadi yasudahlah gak apa-apa gak bisa nyetir mobil, toh tanpa punya keahlian itu saya masih disayang suami. Ya kan Pak?

    Eh tapi ada juga anggapan dari teman-teman khususnya sesama ibu-ibu, bahwa perempuan itu harus bisa bawa mobil sendiri lo. That's must ya sist? Harus bisa? Gak sah jadi wonder women kalau seorang perempuan itu kemana-mana masih dianterin. LOL. Tapi bukan karena itu juga sih semangat belajar nyetir dalam diri ini akhirnya muncul kembali. Karena, kebetulan kemarin waktunya tepat, maternity leave membuat saya punya banyak waktu selain ngurus bayi tentunya. Jadi dimanfaatkan untuk belajar. Bisa gak bisa urusan belakang, yang penting coba dulu.

    Jadi mulai saja ya cerita saya kursus stir mobil kemarin.

    Barangkali ada yang mau belajar juga, semoga sharing ini bermanfaat. Eh di postingan ini saya gak akan ngajarin gimana caranya stir mobil ya, hehe. Cuma mau sharing perjalanan belajar saya kemarin.

    • Memilih LPK atau kursus privat. Kebetulan kemarin saya belajar di LPK. LPK yang saya pilih kemarin jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah. Saya sengaja cari yang paling dekat dengan rumah dan murah! Ini sangat menguntungkan, karena gak banyak buang waktu perjalanan dari rumah menuju LPK. Karena, kalau datang terlambat dari jadwal yang sudah ditentukan, itu artinya waktu belajar kita terpotong dengan berapa banyak waktu terlambat kita. Rugi dong kalau sampai telat. Di LPK tersebut kita ditawarkan beberapa paket. Ada paket reguler dan paket privat. Untuk paket reguler misalnya 3x pertemuan, masing-masing pertemuan adalah 1,5 jam. Belajarnya stir mobil di jalan besar, stir mobil di jalan kecil, stir mobil pada saat tikungan dan tanjakan. Atau 4x pertemuan, sama seperti diatas hanya ditambah belajar parkir. Sedangkan untuk yang privat 7x pertemuan meliputi 4 latihan seperti diatas dan ditambah 3x pertemuan untuk memperlancar. Itu contoh saja yaaa, mungkin setiap LPK punya program yang berbeda. Biayanya? Ini juga beragam, di LPK tersebut biayanya dari Rp 250.000 s/d Rp 700.000. Tapi gak ada jaminan sampai bisa. Gak ada garansi gak bisa stir uang kembali. Enaknya pakai LPK karena mobil yang buat belajar sudah terpampang tulisan "BELAJAR" gede banget, jadi berharap pengendara lain cukup memaklumi jikalau kita berada di jalan raya dengan kecepatan 20km/ jam atau tiba-tiba mesin mati dan bikin macet. Sebenarnya lebih enak privat sepertinya, karena waktunya lebih leluasa, meskipun mungkin biayanya cukup mahal. Tapi kembali lagi ke masing-masing ya, mau privat atau pakai LPK yang penting sudah ada niat untuk belajar
    • Nonton youtube. Sebelum memulai belajar, kemarin saya sempat browsing tentang tahapan-tahapan belajar stir mobil. Sangat membantu, ketika langsung praktek di lapangan sudah ada sedikit bayangan mana rem, gas, kopling, dll. Dengan bekal nonton youtube juga, kita gak keliatan bingung-bingung amat, terbukti latihan pertama, mobil yang saya kendarai bisa jalan lo. Hahaha bangga banget. Norak-norak bergembira 😆. Di jalan raya besar pula, ngelewatin banyak kendaraan lain. Seneng sekaligus gemetaran pastinya. Jadi youtube ini sangat membantu belajar saya kemarin. Terimakasih bagi yang sudah membuat video-video di youtube.
    • Mungkin kalau sebelumnya kita biasa pakai motor bukan matic, akan lebih mudah, karena prinsipnya adalah sama. Masukin gigi-giginya sama. Sehubungan saya selalu pakai matic, jadi ini beneran belajar dari basic banget. Kapan musti pindah gigi, kapan harus nginjek kopling dll. 
    • Karena kita pakai mobil LPK mungkin nanti akan sedikit beda dengan mobil sendiri. Mobil yang di LPK itu sudah disetting dengan adanya rem dan kopling di bagian bawah tempat duduk pelatih. Jadi kalau tiba-tiba terjadi sesuatu yang keliru atau membahayakan akan dibantu injek rem atau kopling dari pelatihnya.
    • Yang pasti sudah ada niat pengen bisa nyetir mobil. Jadi belajarnya serius, gak kayak saya yang baru sekali latihan, besoknya ogah-ogahan 😭. Males. Tapi akhirnya kelar juga latihannya. Jadi sudah bisa nih? Belum. Hahaha 
    • Belajar nyetir mobil itu gak hanya perkara mobil bisa jalan lurus atau mundur dan bisa berhenti. Tapi sangat banyak yang harus diketahui dan dipelajari. Ribet banget sih menurut saya. Tapi kalau orang lain bisa, kenapa kita enggak? Itu sih kalau memang semangat pengen bisa ya. Jangankan mobil yang di darat, kapal yang di laut atau pesawat yang di udara saja bisa jalan, yang jalanin siapa? Orang. Mereka belajar biar bisa. Jadi kalau mau bisa harus serius belajar yaaaa 
    • The power of kepepet. Sesungguhnya selagi masih ada yang nyupirin saya lebih memilih duduk manis sambil stalking IG atau onlineshop daripada nyetir mobil sendiri! Sungguh. Biasanya kalau masih ada yang bisa diandalkan pasti jadi ngandelin orang lain. Tapi kalau gak ada yang bisa diandelin, biasanya jadi semangat pengen bisa. Posisi saya sih sepertinya ada ditengah-tengah. Selagi ada suami, kenapa nyetir sendiri. Selagi suami kerja, kan masih ada gocar. Hahahahaa sama aja
    • Setelah empat kali pertemuan dengan durasi waktu sekali pertemuan hanya 1-1,5 jam akhirnya saya tetep gak berani bawa sendiri. HAHHAHA. Tetap harus ada yang mendampingi. Tapi lama-kelamaan juga akan terbiasa kok. Yakin bisa bawa sendiri, malah bisa bawa penumpang. First time, adalah nganterin kakak cooking class sekaligus isi bahan bakar. iya segitu doang sudah seneng banget. Kalau saya kemarin pegang prinsip (setidaknya untuk saat ini) = buang perasaan gak enak terhadap kendaraan yang ada di belakang kita karena kita jalannya terlalu lambat. Pelan-pelan aja asal selamat. Kalau awal-awal saya selalu ngeliat belakang dari spion, ngerasa kok kayaknya saya menghalangi mereka-mereka ya, jadi saya terpacu buat tancap gas lebih kenceng lagi, hasilnya penumpang kurang nyaman karena suka ngerem mendadak 
    • Sebelum memulai menjalankan kemudi, atur posisi tempat duduk senyaman mungkin, pasang sabuk pengaman, nyalakan AC dan musik kesukaan kamu, tarik napas jangan lupa dilepaskan, dan berdoa. Fokus gak boleh ngelamun atau mikirin diskonan mulu, jangan sampai salah masukkin gigi atau salah injek rem dan gas. 

    Persoalan teknik/ cara memutar stir maupun mengerem dengan halus, bagi saya soal waktu. Soal jam terbang, seiring berjalannya waktu dan seringnya nyetir sendiri juga lama kelamaan akan dapat feeling yang pas.

    Jadi, apakah kalian masih takut belajar nyetir mobil? Saran saya, kalau memang itu belum penting-penting banget gak bisa nyetir sendiri gak apa-apa kok, kalau sekedar pengen tau dan pengen belajar silahkan. Ilmu itu banyak banget macamnya, dan di dunia ini kita memang dituntut buat belajar. Eeaaa *nyari temen sesama ibu-ibu cemen mana suaranyaaaaa*

    Berani berkendara di jalan raya, artinya harus memperhatikan keselamatan pengguna jalan raya. Tidak hanya kita sendiri, tetapi juga orang lain. Safety First! Gaya nomor sekian.Video waktu belajar kemarin sudah pernah diposting di IG story, jadi yang belum follow IG saya, ayo follow giiiiiih 💁😜

    Cara Mengurus Akta Kelahiran Anak

    Cuti melahirkan membuat hari-hariku cukup mager untuk melakukan beberapa hal, termasuk nulis di bloh. Padahal waktunya bisa lebih leluasa ya, seharusnya sih.


    Kayaknya lebih produktif ibu bekerja lainnya, yang selain kerja masih aktif update blog. Saya? Sibuk ngurus anak dong. Buahahaha. Gak juga, salah satunya adalah.. aku mau ngurus akta kelahiran anak sendiri. Berjalan dari Pak RT - RW - KELURAHAN - KECAMATAN - DISPENDUKCAPIL - dan akhirnya jadilah selembar akta kelahiran. Ya, diurus sendiri. Catet diurus sendiri 😜.

    Jadi disini saya mau coba share apa saja yang perlu disiapin, dan langkah apa saja yang harus ditempuh biar kalian gak ngerasa ribet, sebel, buang-buang waktu dan tenaga bahkan juga emosi jiwa karena harus bolak-balik ngurus kurang ini itu dan yang lainnya.

    Cukup, cukup saya saja kemarin yang hampir saja pengen ngamuk manjah karena dibikin bolak balik gak jelas, ya karena minimnya informasi yang saya dapat sebelumnya.

    Jadi berkas yang harus disiapkan :

    • Surat tanda lahir anak dari Rumah Sakit (Asli & Fotocopy 2 lembar)
    • KTP Orangtua, bapak dan ibu. Harus sudah E-KTP. Jika belum maka harus ngurus surat penggantian KTP sementara di Kecamatan, kayak saya kemarin. RIBET. (Fotocopy masing-masing 5 lembar)
    • Kartu Keluarga (Dibawa yang asli & Fotocopy 5 lembar)
    • Surat Nikah, boleh salah satu (Dibawa yang asli & Fotocopy 5 lembar lalu legalisir KUA setempat) 
    • KTP saksi 2 Orang. Saksi disini adalah orang yang memiliki KTP dengan domisili yang sama dengan KTP kita. Kemarin boleh gak harus satu RT,RW, Kelurahan, atau Kecamatan. Asal masih satu kabupaten diperbolehkan. (Dibawa yang asli & Fotocopy masing-masing 5 lembar)
    • 2 Orang saksi. Ya, saksi harus ikut datang ke kelurahan

    Langkah-langkah :

    1. Membuat pengantar dari RT & RW sesuai KTP Ibunya. Cukup membawa surat tanda lahir yang asli untuk ditunjukkan ke pak RT, dan beliau kemarin minta fotocopy KTP saya dan surat tanda lahir untuk arsip. Setelah mendapat surat pengantar dari RT maka lanjut ke RW untuk di tanda tangan Pak RW dan distempel. Di RW gak dimintain berkas apa-apa lagi.

    2. Legalisir Surat Nikah di KUA setempat. Fotocopy Surat Nikah yang mau dilegalisir lebih baik dilebihin, karena ini berlaku 1 tahun jadi gak bolak-balik lagi nantinya. Dan KUA minta arsip 1 lembar. Yang difotocopy tidak hanya bagian depan saja, tapi sampai bagian belakang ya. Kemarin saya harus balik fotocopy lagi karena bagian belakangnya belum.

    3. Mengurus di Kantor Kelurahan. Berkas yang harus diserahkan adalah :
      • Surat pengantar RT RW asli 
      • Surat Tanda Lahir asli
      • KTP orangtua (FC 3 lembar)
      • KK (FC 3 lembar)
      • KTP Saksi 2 orang (FC 3 lembar) 
      • Saksi 2 orang, dan menunjukan KTP aslinya
      • Surat Nikah (FC 3 lembar dan sudah dilegalisir KUA setempat)
      Masih di Kantor Kelurahan, setelah berkas semua lengkap, nanti ngisi formulir yang lumayan banyak. Disitu saksi juga harus tanda tangan dan nunjukin KTP aslinya. Formulir gak boleh dibawa pulang, jadi saksi benar-benar harus ikut datang ke TKP. Anw, terimakasih Mba Rida dan Mba Tri, sudah mau digeret-geret ke Kelurahan ya kemarin 😉.

      Selanjutnya dikasih berkas yang nantinya diserahkan ke kecamatan.

      Beres, lanjut ke Kecamatan.

      Jadi kemarin, saya gak tau kalau harus bawa dua saksi kemari, jadi bolak balik dua kali ke kantor kelurahan. Iya, sayangnya pada saat di RT RW gak dikasih tau kalau harus bawa saksi, coba kalau di tingkat pertama semua informasi disampaikan jelas pasti lebih cepat dan bisa menghemat waktu.           

      4.  Mengurus di Kantor Kecamatan
      Oya, seperti yang sudah ditulis diatas, bahwa KTP yang harus diserahkan adalah yang sudah E-KTP. Karena E-KTP saya belum jadi dari setahun yang lalu (BBBEEWWHHH jengkel banget rasanya ya dengan adanya kasus E-KTP semuanya jadi kacauw balauw).

      Jadi saya harus bikin surat keterangan pengganti E-KTP sementara di Kecamatan. Kurang lebih seminggu baru jadi, dan hanya berlaku enam bulan. Jika E-KTP belum jadi juga, maka ya ngurus perpanjangan lagi.

      Oya, KTP lama saya WAJIB dituker dengan surat tsb. Jadi saya kemana-mana bawa surat selembar ukuran A4 di dompet saya, duh ribet amat idup ini 😢. Jangan lupa, surat keterangan tersebut ternyata juga harus di tempelin foto ukuran 3X4. Ini yang bikin kesel saya juga kemarin, karena gak dikasih tau sebelumnya, jadi saya sempat bolak-balik di kecamatan sampai 3x hanya buat ngurus surat ini.

      Berkas yang harus diserahkan adalah :
      • Menyerahkan berkas dari kelurahan
      • Menyerahkan KK asli, karena KK harus diperbaharui terlebih dahulu baru bisa dibuatkan akta kelahiran
      • KK langsung jadi saat itu juga, masalahnya kan harus di tanda tangan Kepala Dinas DukCaPil dulu, jadi ya bisa diambil lagi tiga hari sampai seminggu kemudian
      • Seminggu kemudian saya ke Kecamatan lagi untuk ambil KK yang baru, di cek semua data-datanya ya sudah sesuai atau belum sebelum meninggalkan tempat. Jangan lupa KK yang baru difotocopy, untuk melengkapi berkasi ke DISCAPIL.
      Beres, lanjut ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

      5. Mengurus di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
      Diusahakan datang pagi-pagi, karena semakin siang semakin ramai.

      Berkas yang harus diserahkan adalah :
      • Menyerahkan berkas yang dari Kecamatan
      • Menyerahkan Fotocopy KK yang baru
      Nanti dikasih tanda terima untuk pengambilan Akta Kelahiran dua minggu kedepan. Oya kalau di Kantor DisCaPil Kota Yogyakarta, pengambilan Akta Kelahiran gak perlu pakai nomor antrian. Jadi kemarin tiwas saya ngantri berdasarkan nomor antrian, ternyata cukup numpuk tanda terima/ tanda pengambilan di keranjang. Sampai memble juga gak bakal dipanggil. Jadi jangan sungkan untuk bertanya, malu bertanya gak dilayani entah sampai kapan 😁.

      Demikian langkah-langkah dan berkas yang harus disiapkan untuk mengurus Akta Kelahiran. Sebenarnya tidaklah susah jika saja semua informasi lengkap sudah diterima di awal. Yang bikin males, jengkel dll karena kita harus bolak-balik, biasanya sih karena hal sepele saja, karena kurangnya informasi yang jelas.

      Oya untuk jumlah lembar fotocopy, yang dipakai paling hanya 3 lembar saja dari masing-masing berkas, hanya saja lebih baik dilebihkan jadi kemarin saya fotocopy masing-masing 5 lembar, dan sisanya untuk arsip sendiri.

      Tulisan dan pengalaman pribadi ini mungkin bisa jadi berbeda dengan daerah lain ya. Tapi semoga bisa buat gambaran dan membantu kalian yang akan mengurus Akta Kelahiran sendiri.

      Lahirnya Haziq, Anak Kami Yang Ke-3

      Daripada saya bayar domain tiap tahun tapi blog jarang banget diupdate, maka postingan terbaru kali ini adalah cerita tentang proses kelahiran anak ke-tiga, Haziq namanya. Gakpapa ya postingan remeh temeh seremeh koredan kembang goyang pasca lebaran. Hehehee




      Jum’at, 09 Juni 2017
      Pagi itu rencananya kontrol ke dr. Mitta, karena besok pagi ada undangan wali murid di SD kakak. Jadi dimajuin hari Jumat pagi kontrol mingguannya. Ijin bentar dari kantor, bentar aja kok dan sekali ini aja ijin dari kantor buat kontrol ke dokter *penting ya dijelasin ginih 😛*.

      Karena memang usia kehamilan sudah menginjak minggu ke 37 (usia versi dokter, versi saya kok 39 ya, entahlah) jadi kontrol sudah seminggu sekali. Dan suami yang kebetulan baru kelar dinas dari Semarang, jadilah si bapak ini masih di Jogja rencananya sampai hari Minggu. Untung....untunggg...belum issued tiket balik.

      RS Jogja International Hospital
      Dr. Mitta yang mirip Dian Pelangi : Usia kehamilan 37 Minggu, posisi kepala bayi belum masuk panggul sih, tapi berat badannya sudah 2.900 gram. Ibu diet dikit yaaaaaaa

      Me  : Diet dok? Saya kan sudah puasa tiap hari, buktinya berat badan saya malah turun 500 GERAMMM (baca : gram)
      Karena ternyata berat badan bayi sudah cukup besar, sementara hari perkiraan lahir masih sekitar TIGA MINGGUAN lagi. Jadi memang dikhawatirkan nanti bayinya kegendutan yang ujung-ujungnya akan butuh effort lebih besar lagi buat ngejen. Begitu katanya.

      (Keesokan harinya)

      Sabtu, 10 Juni 2017.

      Rumah.

      Jam 03 : 00 WIB.

      Pak Suami    : Bunda, ini kok ada darah di sprei?
      Me          : DARAH?? WEKKK? MANA MANA? Ooh gapapa kali ya, tapi biasanya kan flek, tapi kok ini darah segar. *buru-buru cek ke toilet*
      Me          : Yaaaaah... tolong ambilkan tisu sama pembalut ya. Tau kan pembalut bentuknya kayak apa? Yaaa... yang itu. 
      Keluar dari kamar mandi, saya dan suami masih sempat tidur-tiduran (tidur santai lo ya bukan tidur nakal HAHAHA) sambil nunggu si mbak T selesai masak.

      Me      : Yaaaaah.... tolong bukain stopwatch di HP. Terus kalo bunda remet-remet atau cubit tangan ayah tolong di stop ya. Buat ngecek mulesnya sudah berapa menit sekali. Kayaknya ini sudah mules beneran alias kontraksi, mau lahiran *kalem*
      Dan ternyata kontraksi sudah sepuluh menit sekali.

      Saya manggil si mbak yang lagi nyiapin saur. Minta tolong nurunin koper dan masukkin beberapa daster, pembalut, pakaian dalam, dan sudah itu aja. Karena ternyata baju bayi belum ada yang dicuci 😭.

      Me      : Yaaaaaaah... buruan saur ya, habis itu mandi. Bunda tak mandi duluan, mumpung kontraksi masih sepuluh menit sekali.
      Sementara pak suami gantian mandi, saya sudah mandi, wangi, cantik dan pakai daster terbaek lalu duduk-duduk di gymball. Sambil nunggu adzan subuh. Suami sholat subuh, dan ini kontraksi sudah tiga menit sekali. Akhirnya  kita putuskan untuk ke RS setelah suami selesai sholat subuh. 


      UGD RS Jogja International Hospital
      05 : 00 WIB
      Entahlah ini sudah bukaan berapa. Yang jelas, tiba-tiba saja pengen nangis. Nangis karena keinget Ibu yang sedang sakit. Sedih karena biasanya beliau yang menunggui saya. Entah menunggu sebelum lahiran, pada saat lahiran, maupun pasca lahiran. Disaat saya sedang berjuang... berdamai dengan kontraksi.... menit per menitnya, saya menelpon Ibu saya. Mengabari ke beliau bahwa saat ini kami sudah berada di RS menanti kelahiran cucu ke-8 nya.

      Ruang VK Jogja International Hospital
      Bidan          : Ibu ini sudah bukaan 5, dr. Mitta sedang dalam perjalanan
      Beberapa menit kemudian
      Bidan          : Ibu ini sudah bukaan 9,5 (ada setengahnya?)

      Me           : dr. Mitta sampai mana ya? Ini sudah mau keluar bayinya, saya ngejen boleh? *masih kalem*
      Walaupun sudah berusaha sekalem mungkin, tapi memang tetap gak ada mirip-miripnya sama Atiqah Hasiholan pada saat ngelahirin baby #Sal kemarin 👯. Aaah yang penting mah suami ada disamping saya dan siap saya remas sekenceng-kencengnya. #udahgituaja...

      Tiga kali mengejan...

      Suara tangisan bayi memecah ketegangan yang sempat terjadi, sebelas duabelas dengan film India. Karena pada saat itu Bu dokter datang tepat-pat-pat bersamaan dengan suara pecah tangisan si bayi yang sudah gak sabar mau keluar.

      Bu dokter lalu bantu ngeluarin ari-ari, kemudian cek jahitan yang ternyata gak ada yang perlu dijahit, terus ngasih selamat ke saya dan pak suami dan kemudian pulang ke rumah lagi #udahgituaja...
      Me                   : “Ayah, sempet fotoin bunda gak tadi pas lagi ngejen??”

      Pak Suami    : “Hidiiiiih, tangan aja dipegangin kenceng kayak mau lomba tarik tambang, mana kepikiran buat fotoin Atiqah Hasiholan lagi ngejen 😄.

      06 : 28 WIB
      Alhamdulillah, lahirlah putra kami yang ke-3, dengan sehat, selamat dan lancar semuanya.. yang saat itu sampai dengan usianya dua minggu kami belum memberikan dia nama. Hiks, baju bayi belum dicuci, ini namanya juga belum disiapin. Mohon maap lahir dan batin ya nak.

      Anggota keluarga kami bertambah banyak. Yeay! Rumah kita yang kecil ini akan bertambah rame dengan kehadiranmu, nak.

      Mohon doanya, semoga anak-anak kami Hanin, Hanan dan Haziq menjadi anak yang soleh dan solehah. Aamiin.

      Selamat datang anakku, Fattah Haziq Asshauqi. Calon pemimpin cerdas yang penuh kasih sayang. Sing soleh, nak.


      10 Juni 2017 ~ 06:28 WIB ~ 3.290 gr / 49 cm ~ RS Jogja International Hospital



      Custom Post Signature

      Custom Post  Signature
      ------- I R V I -------