#Umroh Ramadhan 1 : Menentukan Waktu, Biaya, dan Biro Perjalanan

Alhamdulillahhirobbil 'alamiin..

Salah satu misi besar di tahun 2016 adalah bisa menjalankan ibadah umroh bersama suami. Alhamdulillah semuanya dimudahkan oleh Allah SWT. Perjalanan panjang selama sembilan hari dari tanggal 12 s.d 20 Juni 2016 dari Jogja - Jakarta - Madinah - Makkah - Jeddah - Jakarta - Jogja, dengan meninggalkan dua anak dan dalam suasana Ramadhan, adalah pengalaman yang luar biasa sekali untuk kami.

Ijinkan saya bercerita tentang perjalanan Umroh kami kemarin, dari awal, niat, persiapan, pelaksanaan sampai dengan tiba di tanah air. Semoga tulisan ini bisa diambil manfaatnya oleh pembaca blog ini ya..



1. Menentukan Waktu Pelaksanaan Umroh
Pernah dengar katanya kalau bulan Desember - Januari di Madinah dan Makkah cuacanya agak dingin. Sementara Februari - Mei itu cuaca lagi enak-enaknya karena tidak terlalu ekstrem antara panas dan dingin juga sedang low season. Sementara masuk bulan Ramadhan s.d bulan Haji cuaca di sana lagi panas-panasnya dan peak season. Jadi bagi yang berniat melaksanakan ibadah umroh, silahkan ditentukan kapan waktu yang pas sesuai kondisi fisik masing-masing. 

Awalnya kami ingin melaksanakan umroh akhir tahun 2016 yaitu bulan Desember nanti, selain mau ngumpulin duitnya dulu, juga biar si adek H pas usianya 2 tahun jadi sekalian disapih.

Tapi, kenyataan berkata lain. Sebulan sebelum bulan puasa kami kepengen banget ngajuin jadwal pemberangkatan menjadi bulan Juni pas saat Ramadhan. Alasannya banyakk dan salah satunya :

"Umroh di bulan Ramadhan senilai haji bersama Rasulullah" (HR. Bukhari dan Muslim). 


2. Menentukan Biaya Umroh
Harusnya menentukan biaya dulu ya baru kemudian menentukan waktu pelaksanaannya. Hehe. Tapi gak apa-apa, karena meskipun biaya dirasa belum cukup, asal sudah ada niat dan tekad bulat untuk umroh insyaAllah nanti akan dicukupkan sama Allah. Kayak saya, yang nekat karena tabungan mepet tapi sudah gak bisa ditunda-tunda lagi akhirnya keinginan buat umroh terlaksana di bulan Ramadhan tahun ini. Allah yang kasih kelonggaran dan cukupkan semuanya.

Umroh Ramadhan memang biayanya lebih mahal dibanding bulan-bulan lain. Ya karena peak season tadi, umat muslim di segala penjuru dunia berbondong-bondong ingin menikmati Ramadhan di tanah suci. Dan momen Ramadhan bagi warga Arab Saudi dan beberapa negara muslim tetangga, adalah momen yang paling dinanti untuk menjalankan umroh bagi mereka dan keluarganya. Dari yang sudah berumur sampai bayi baru brojol semuanya tumpah ruah di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Saya sampai takjub melihat pemandangan luar biasa ini. Itulah kenapa umroh pada saat Ramadhan itu tidak biasa. ISTIMEWA. Sudah seperti musim haji ramainya, atau bahkan mungkin lebih karena kalau haji ada batas quotanya, sedangkan kalau umroh tak dibatasi.

Untuk biaya umroh Tahun 2015-2016 ini kalau pada saat low season rata-rata 20-27 jutaan (tergantung dollar juga ya). Bahkan banyak juga yang menawarkan harga dibawah 20 juta. Tergantung program, hotel, pesawat, dan servicenya. Kalau Ramadhan program 9 hari awal atau tengah ramadhan kurang lebih sekitar 32-40 jutaan. Jika akhir Ramadhan akan lebih mahal lagi.

Jadi jangan khawatir, kalau tabungan dirasa belum cukup-cukup, saatnya introspeksi diri.. Mungkin karena gaya hidup kita yang berlebihan, mungkin keinginan beli ini itu nya yang terlalu tinggi, sehingga prioritas untuk menjalankan ibadah umroh yang harusnya lebih utama menjadi prioritas terakhir. Kayak saya, yang baru bisa melaksanakan umroh tahun 2016. Kemana aja selama ini???


3. Memilih Biro Perjalanan
Setelah menentukan waktu dan biaya perjalanan, saatnya memilih mau menggunakan biro travel yang mana. Biasanya, kita lihat track recordnya terlebih dahulu. Jangan sampai travel abal-abal, berani kasih harga murah tapi gak jelas programnya. Membandingkan harga dari satu biro travel dengan biro travel lainnya memang penting. Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang travel itu. Mintalah rincian programnya, lalu bandingkan dengan travel lainnya. Tanyalah kepada teman yang sudah pernah melaksanakan umroh, dan mintalah testimoninya. Nanti akan saya bahas tersendiri tentang travel yang saya pakai kemarin ya...

Itulah persiapan awal untuk menjalankan ibadah umroh.. Selanjutnya lebih ke teknisnya.. Tentang pembuatan paspor dan vaksin meningitis..



Be First to Post Comment !
Post a Comment

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
------- I R V I -------