Resep Nastar Keju, Pas Rasanya!

Ini adalah percobaan kedua membuat kue nastar, dengan menggunakan resep yang berbeda. Kali ini menggunakan resep dari Bunda Didi yang sebelumnya beliau posting di IG foto-foto renyah si nastar imut ini. Jadi langsung pengen bikin.

Soal rasa sih memang enakkk dan pas!

Tapi untuk olesannya, saya nyontek dari resep JTT ya.

Langkah-langkahnya kurang lebih seperti ini :


Bahan :
- 150 gr margarin (pakai margarin ya bukan mentega. Sebelumnya saya simpan dulu di kulkas biar pada saat dimikser gak gampang keluar minyaknya)
- 50 gr gula halus (atau gula pasir yang diblender)
- 1 butir kuning telur
- 150 gr tepung terigu protein rendah (saya pakai merk Bogasari Kunci Biru)
- 50 gr keju parut
- 2 sdm susu bubuk
- 2 sdm tepung maizena
- 1/4 sdt vanilli bubuk

Bahan Isi :
- 600 gr nanas parut (saya beli 500 gr nanas madu ternyata selainya masih sisa untuk adonan diatas, disarankan diparut bukan diblender karena menurut saya kalo diblender airnya jadi banyak ketimbang ampasnya)
- 100 gr gula pasir (bisa disesuaikan tingkat selera asam manisnya)
- 1/2 sdt garam
- 3 cm kayu manis (saya pakai seukuran jari kelingking + ditambah cengkeh beberapa biji kalo ada)

Bahan Olesan (saya pakai resep JTT) :
- 2 butir kuning telur
- 1 sdm madu
- 1 sdm minyak goreng (saya pakai minyak kelapa)
- 1 sdt air putih


Cara membuat :
Selai nanas 

- Masak nanas parut dengan kayu manis + cengkeh sampai air terserap habis

- Tambahkan gula dan garam, aduk sampai kesat tapi jangan terlalu kering

- Simpan di wadah dan masukkan ke kulkas biar tidak terlalu lembek sehingga mudah dibentuk



Adonan Nastar :
- Mikser margarin (suhu kulkas), gula halus, dan kuning telur sebentar saja asal sampai rata


- Campur tepung terigu, tepung maizena, susu bubuk sambil diayak, dan campurkan dengan kocokan  margarin tadi. Aduk pakai spatula, tambahkan juga keju parut. Aduk sampai rata. (Saya gak pakai tangan karena katanya suhu tubuh bisa mempengaruhi adonan)

 
 

- Saya sempat bingung karena adonan kok agak lembek, setelah dibaca ternyata memang ada yang seperti itu. Mungkin tadi saya ngocok margarinnya kurang pas. Hehehe. Solusinya, saya simpan terlebih dahulu di dalam kulkas baru dicetak

- Ambil adonan selai, buat bulatan. Juga adonan nastar, buat bulatan (agar ukurannya sama) lalu pipihkan dan masukkan ke cetakan nastar yang sebelumnya sudah diolesi margarin agar pada saat melepasnya nanti akan mudah




- Setting oven dengan panas atas bawah dan suhu sedang antara 150-160' C, saya pakai oven listrik merk ki*in dengan suhu 150' C
- Oven terlebih dahulu 5-10 menit. Angkat, dan olesi dengan bahan olesan
- Oven lagi sampai matang, atau jika ingin olesan lebih kuning bisa dioles 2 x
NOTE : Adonan nastar bisa mengering jika proses mencetaknya perlu waktu lama, maka sebaiknya tutup adonan dengan plastik agar tetap lembab dan mudah dibentuk. Saya juga sempat berhenti nyetakin karena ngelonin adek H dulu, baru lanjut bikin lagi. Memang kalau bisa jangan terlalu lama dianggurin nanti bisa mengembang adonannya jadi gampang remuk.

Ini penampakannya..... Ups! maap agak gosong, ditinggal sholat. Hehe



Besoknya saya bawa ke kantor, alhamdulillah teman-teman bilang enak *chef amatiran langsung tersanjung*

alhamdulillah ludes *gratis gitu loh* :)


Selamat mencoba yaaa... ayo bikin sendiri... disamping sudah dijamin kehalalan dan kebersihannya, juga ada kepuasan tersendiri donggg :)


Salam,
MOM of 2
IG | @irvianaayu






Be First to Post Comment !
Post a Comment

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
------- I R V I -------