Gak Sekedar Narsis, Kami pun Sebar Brosur Tambah Daya Gratis



Rabu, 20 April 2016

Ada mandat mendadak dari Bapak Manajer (Bpk M. Soffin Hadi) dan Sekretaris Perusahaan untuk mengenakan pakaian kebaya dalam rangka Hari Kartini besok. Khusus karyawati ya, bapak-bapak gak usah iri ya hehe.

Singkat cerita, kami memutuskan untuk membeli kebaya di Pasar Beringharjo. Di Pasar Beringharjo memang gudangnya 'lo mau gua ada', dari urusan dapur sampai urusan perkawinan, dari urusan perut sampai urusan penampilan, dari daster sampai model hijab kekinian, dari yang harga gopek sampai goban, semuanya ada.

Kami ingin tampil beda, dengan seragam kebaya lurik yang 'kartini' banget atau 'jogja' banget. Jadi jangan heran, kalau besok tiba di kantor banyak sekali model dadakan di sepanjang ruang kerja anda.

Tak lupa agar perjalanan belanja kami lebih bernutrisi, kamipun membawa puluhan lembar brosur Program Tambah Daya Gratis yang menjadi program PLN saat ini. As we know.. Program Tambah Daya Gratis diperuntukan khusus pelanggan rumah tangga dari daya 900 VA ke 1300 VA. Gratis!

Untuk informasi lebih lengkap bisa menghubungi Contact Center PLN di 123 atau klik Website PLN www.pln.co.id. Jangan sampai lewatkan kesempatan ini ya gaes. Hanya sampai 31 Desember 2016.



Jadi sambil menyelam minum air es dawet... Karena setelah lelah belanja dan bagi-bagi brosur kami terdampar di warung es dawet, waaaah bagai menemukan oase di tengah gurun pasir. Sama halnya seperti tanggal tua kemudian ada sms banking, gajian! (tambah bonus dan IKS, tapi kapan kapaaan coba haha).

Dengan prinsip belanja semurah-murahnya untuk mendapatkan barang sebagus-bagusnya.... Adalah hal mudah bagi Bu Rachma yang notabene beliau sudah lebih berpengalaman untuk urusan belanja. Beliau memang hobinya blusukan dari pasar ke pasar, jadi tau mana barang bagus tapi murah.

Urusan belanja kelar..


Kamis, 21 April 2016

Walaupun muka sudah dipoles dempul berlapis-lapis, dari rumah bikin alis ora uwis-uwis, pakai gincu merah gonjreng biar mringisnya makin manisss.... Tapi bukan berarti kami cuma ngurusin dandanan tok.

Kerja tetap, kita tetap kerja kok. Pagi-pagi kami tetap melaksanakan CoC rutin... Kami tetap sharing soal pekerjaan, meskipun kain jarik agak membuat ribet jalan hidup kami, tapi tidak menjadi penghalang untuk melakukan aktivitas pekerjaan seperti biasa. Meskipun kebaya bikin gerah tubuh guembrot kami tapi tak menghalangi kami untuk tetap bekerja seperti biasa.



Setelah CoC, kami ijin beberapa menit eh jam, karena kenyataan berkata lain. Jam 12 siang kami baru kelar foto session...hahhaaa. Iya.... lama karena modelnya amatiran semua.... *puk-puk* Mas Azmi yang sampai lelah mengikuti apa mau kami para model madul amburadul. Kami yang mekso pengen keliatan langsing, kami yang mekso pengen keliatan cantik kayak Dewi Gita, Raisa, atau Maudy Ayunda, kami yang mekso pengen difoto candid tapi berakhir mati gaya dan gaya-gaya gak jelas.

Bayangno....

Teman-teman Jaringan dan PDKB ikhlas lahir batin minjemin helm, handy talky dan mobilnya untuk dipakai properti foto kami.... Mungkin sudah seratus jepretan kami gaya gak jelas, tapi hasilnya tetap saja gak ada yang nyambung sama propertinya hahaa.



Para Bapak juga ikutan rame memfoto kami yang gak abis-abis bergaya di lobi, di halaman depan, halaman belakang, pinggir jalan, lapangan upacara, dan nyaris sampai mau gelosoran di taman...


Tapiiiiii biar acara foto-foto kami tetap bernutrisi juga, kamipun berinisiatif untuk lagi-lagi melakukan promosi kepada masyarakat khususnya kepada pelanggan dan calon pelanggan yang mudah-mudahan tepat sasaran.

Kita terjun langsung ke jalan... Sepanjang perempatan traffic light dari segala arah kami tersebar. Berlenggok dengan jarik dan kebayanya sambil menyebar brosur Tambah Daya Gratis.



Kami SPG tanpa bayaran, Gratis!



Semua pengendara motor, supir truk, tukang becak.. Dengan aneka macam bentuk ekspresinya.. Ada yang membalas senyum kami dengan manis, sambil menerima brosur pemberian kami sambil dibaca dan banyak juga yang sambil bertanya. Ada juga yang hanya menatap kami dalam-dalam karena mungkin terpana... Terpana dengan kelakuan kami maksudnya, kok banyak lenong di perempatan Gedong Kuning ya?? Atau jangan-jangan ini lagi syuting lenong bocah? Atau OVJ? lol

Seiring berjalannya waktu, mataharipun kian meninggi... Dempul kami mulai meleleh.... Gincu yang tak lagi berwarna merah merona, melainkan berubah menjadi merah menorak karena mulai terhapus oleh kenangan. Eeeaaaa.... Terhapus oleh "kebanyakan ketawa dan makan soto".

Apakah sudah selesai??

Beluuuum....

Kita masih lanjut jalan untuk bagi-bagi brosur....

Ke Pasar Kota Gede, diantara kerumunan para pedagang, pembeli dan kendaraan yang penuh sesak. Karena ((( ndilalahnya ))) pas pasar legi, lewat aja susah, dapat parkir agak jauh dari pasar. Satu persatu anggota lenong turun dari kayangan, eh turun dari mobil. Rasanya ingin ku lari ke pantai.... Lalu belok ke hutan.... Tapi adanya penjual es kelapa muda. Tergiur untuk nongkrong disitu.

Tapi apakah sampai disini saja??

Tidaaaaak.....

Kamipun mulai berjalan menuju kerumunan BIG CITY MARKET (baca : Pasar Kota Gede). Belum sampai di pasar, kita ketemu orang-orang yang nongkrong di pinggir jalan. Tak lupa kami tersenyum kepada mereka sambil memberikan brosur Tambah Daya Gratis...

Lalu kita mampir ke Toko Elektronik sepanjang kanan dan kiri jalan.... Karena kita nyari Tongis biar bisa wefie-an, siapa tau ada. Namapun toko elektronik, dia cuma jual kabel, lampu, sama colokan listrik... Nama tongsis pun terdengar aneh di telinga mereka. Ya gak apa-apa... Meskipun si penjual gak memberikan apa yang kami cari, tapi kami tetap berikan apa yang mereka belum ketahui...

"Ini brosur Tambah Daya Gratis dari PLN nggih Pak... Siapa tau mau tambah daya, biar listriknya gak njeglek.. Monggo Pak dibaca dulu...dan bla bla bla.....".

Keluar toko dengan tangan kosong, tongsis tak dapat brosur Tambah Daya Gratis pun habis kami sebar. Horeee.....

Belum selesai....

Kami menyusuri jalan Pasar Kota Gede... Sambil melirik  kanan dan kiri, siapa tau ada tongsis terjual di deretan penjual tongkol. Yang ada tongkat pramuka sist!.

"Yaah sudah sampai sini masak kita gak wefie!" Celetuk saya.

Gak kepikiran dari rumah bawa tongsis.... Emang niatnya kan kerja ya bukan mau foto-foto... Pencitraan ya, hahaha.

Saya dengan mbak Farida pun terus menyusuri jalan, masuk ke toko demi toko, sementara ibu-ibu lain sudah duluan masuk ke pasar. Yang muda yang bergelora (bergelora nyari tongsis biar eksis). Akhirnya kamipun dapat tongkat narsis yang dicari. Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada penjual tongsis karena hanya dan sisa satu-satunya. Berharap dia mau menerima BROSUR Tambah Daya Gratis sebagai tanda terima kasih kami.

Sampai di Pasar, ketemu dengan Tim Kartini PLN Jogja Road To PASAR. Tim berbaju lurik kuning, berjarik jawa klasik. Duh ayu-ayu biyanget sampai pangling.



Kami membagi brosur sampai habis... Eh kami sisakan satu buat foto wefie biar gak dikira hoax tanpa bukti. Evidence ini yaa... Duh jadi ingat target HCR-OCR yang penuh dengan evidence hahahaa.



Ternyata, tongsis itu tak mengenal usia ya... Dari Gen X sampai Gen Z, dari body size XXL sampai XS, dari ber NIP 6xxxxxx sampai 9xxxxxx. Hihi semangat banget ini ibu-ibu...

Dan wefie ini kami persembahkan untuk memeriahkan Lomba Kartini PLN 2016. Tak peduli mau menang atau kalah (eh tetap berharap semoga menang sih hehee), karena bagi kami suatu kebanggan bisa menjadi bagian Kartini Masa Kini. INTI dan VALUE dari acara inipun sangat kami rasakan, tak sekedar bernarsis ria, tapi juga bisa berkontribusi langsung terhadap kinerja perusahaan tempat kami mengais rezeki.

Seperti yang sudah pernah saya posting sebelumnya, bahwa SEMUA IBU ADALAH IBU BEKERJA, bangga menjadi bagian dari Perempuan Indonesia, bangga mengemban Peran Ibu, Peran Karyawati dan Peran Istri. Tanpa kami, kalian hanya butiran debu. #eeeaaaaaa

Sukses Kawan Perempuanku... Sukses PLN.... Sukses Indonesiaku..

PS : Thanks to, Bapak Manajer Area dan Jajarannya, serta seluruh Pegawai dan Tenaga OS di Kantor PT PLN (Persero) Area Yogyakarta, Penjual Soto Blangkon sebelah kantor, Mas Azmi Photographer handal yang sabar. Atas dukungannya, semoga acara #KartiniPLN2016 kemarin dapat me-refresh kembali semangat kami untuk terus berkarya dan bekerja, melakukan yang terbaik untuk keluarga, perusahaan, dan negara. Aamiin.



Salam Kartini,
Dari Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat

~8809xxx~


Be First to Post Comment !
Post a Comment

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
------- I R V I -------