Belajar jadi Ibu Profesional



Dimulai pada suatu siang di hari Minggu yang panas, creambath kayaknya enak nih. Akhirnya saya ngajak si sulung ke salon dekat rumah, sekalian kakak H mau potong rambut karena ujung-ujung rambutnya pada bercabang dan kemerahan. Sambil nemenin potong rambut (atau saya yang ditemenin creambath ya?) Saya memilah tumpukan tabloid di meja tepat di depan saya. Yaaah kok tabloidnya edisi jadul semua.. Akhirnya saya menemukan sebuah tabloid tipis, dengan Judul SWADAYA. Media Komunikasi DPU DAARUT TAUHID entah edisi kapan ya ini. Covernya foto seorang Perempuan yang nampak keibuan sekali, dengan tagline Sekelumit Kisah Septi Peni Wulandari, Sang Ibu Profesional.



Saya buka2 dan saya baca dari judul sampai akhir. Semuanya menarik, tulisannya gak banyak, tapi mudah saya tangkap dan berhasil saya renungi. Kadang sebuah tulisan hanya sekedar tulisan yang begitu selesai dibaca, langsung bablas gak ada yang nyangkut di otak hehe. Tapi ini kok enggak ya.. penasaran, saya coba buka alamat website yang tercantum di situ www.ibuprofesional.com. Mungkin banyak ibu-ibu yang sudah sering mengunjungi website itu ya? Atau bahkan sudah join group? aaah rupanya saya ketinggalan.

Menelusur masuk ke dalam blog itu... yang bikin takjub, saya lihat ada informasi mengenai Jadwal Kuliah. Kuliahnya para calon Ibu Profesional, bukan untuk mencari gelar Sarjana/Magister/Doctor dsb… tapi sekali lagi untuk mendapat gelar Ibu Profesional jebolan Institut Ibu Profesional. Program kuliahnya itu sangat luar biasa yang gak pernah ditemui di kampus manapun. Seperti Program Bunda Sayang & Program Bunda Cekatan. Sayangnya jadwal kuliah online nya sudah lewat.. akhirnya saya print untuk saya baca-baca dirumah. 

Kemudian saya menemukan artikel dengan Judul Belajar Menjadi Muslimah Profesional yang ditulis oleh Bunda Naila Tazkiyya. Saya download Checklist Muslimahnya… saya baca satu-satu… subhanallah, tugas kita sebagai perempuan, istri dan ibu ini memang LUAR BYASAKKK! Oh inilah kenapa Surga ada di telapak kaki Ibu. Mampukah saya menyiapkan surga itu untuk anak-anakku calon penghuni Surga? Pelan-pelan saya baca kembali.. point per point dari atas ke bawah, kembali ke atas lagi, ke bawah lagi. Berulang kali saya baca satu-satu... memang berat.. tapi ini kunci dan tiket saya untuk ke Surga. Check List ini sangat membantu saya untuk berkali-kali harus membenahi diri, biar gak lupa, biar gak terlena, biar gak kebablasan melampaui batas diri sebagai perempuan, istri dan ibu. Dari check list yang dibuat oleh Bunda Naila Tazkiyya memang ada yang saya skip atau saya replace disesuaikan dengan kegiatan saya sehari2, karena pasti setiap muslimah punya kesibukan sendiri yang berbeda-beda, namun untuk kewajiban2nya pastilah sama. Bagi yang mau download check list nya bisa di sini yaa.

Ayo muslimah cantik nan solehah, di download checklistnya, di print, lalu di tempel di tempat yang setiap hari bisa kita lihat, kalau saya di dekat mushola di rumah, karena sehari minimal 5x kita bisa baca dan lihat. Karena prinsip Ibu Profesional itu seharusnya tahu mana yang prioritas, jangan-jangan selama ini kita terlalu banyak menghabiskan waktu dan energi untuk pekerjaan dan hal lainnya, namun klien utama kita yaitu suami dana anak-anak belum tuntas hak nya kita berikan. Oooh mari kita evaluasi kembali untuk menjadi seorang Ibu Profesional..


1 comment on "Belajar jadi Ibu Profesional"

Custom Post Signature

Custom Post  Signature
------- I R V I -------